Posko ESDM Berakhir, Pasokan BBM-Listrik Tercatat Stabil Selama Lebaran

  • 31 Mar 2026 19:27 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Posko nasional sektor ESDM berperan strategis dalam memastikan kelancaran pasokan energi selama arus mudik dan balik Lebaran
  • Tantangan utama mencakup distribusi BBM, LPG, serta keandalan listrik di jalur padat dan pusat aktivitas masyarakat
  • Pelaksanaan posko Idulfitri 2026 dinilai berhasil berjalan aman, lancar, dan terkendali berkat koordinasi lintas sektor

RRI.CO.ID, Jakarta - Inspektur Jenderal Kementerian ESDM Yudhiawan Wibisono menyatakan pasokan BBM dan listrik tercatat stabil selama periode Lebaran 2026. Kondisi ini terjaga seiring berakhirnya operasional posko nasional sektor ESDM yang mengawal distribusi energi selama arus mudik dan balik.

Ia menegaskan, posko ESDM berfungsi penting dalam memastikan kelancaran pasokan energi nasional. Dukungan itu terutama untuk melayani mobilitas jutaan masyarakat selama periode Lebaran.

“Memang peran posko nasional sektor ESDM ini sangat strategis dalam memastikan kelancaran pasokan energi nasional. Terutama dalam mendukung arus mudik dan arus balik lebaran yang melibatkan mobilitas jutaan masyarakat Indonesia,” ujarnya dalam Konferensi pers Penutupan Posko Nasional Sektor ESDM Periode Ramadan dan Idulfitri 2026 di Kantor BPH Migas di Jakarta Selatan, Selasa, 31 Maret 2026.

Ia menjelaskan tantangan utama setiap periode Idulfitri meliputi ketersediaan serta distribusi BBM dan LPG di jalur utama. Khususnya pada jalur transportasi padat dan daerah tujuan wisata yang mengalami lonjakan kebutuhan energi signifikan selama libur panjang.

Selain itu, keandalan pasokan listrik menjadi perhatian penting terutama di pusat kegiatan ekonomi dan kawasan permukiman padat penduduk. Seluruh upaya tersebut harus dilakukan melalui koordinasi lintas sektor bersama Kementerian Perhubungan, kepolisian, serta badan usaha energi.

“Yang paling utama adalah, semua itu harus kita lakukan dengan koordinasi lintas sektor. Termasuk dengan kementerian perhubungan, kepolisian, serta badan usaha sektor energi, untuk memastikan bahwa pelayanan terbaik untuk masyarakat kita,” katanya.

Ia juga menyoroti tantangan berat akibat kondisi geopolitik global yang kurang kondusif di wilayah Timur Tengah saat ini. Namun demikian, posko nasional sektor ESDM dinilai sebagai wujud nyata komitmen pemerintah menjamin ketersediaan energi masyarakat selama Idulfitri.

“Posko bukan hanya sekedar pusat pengendalian. Tetapi juga wujud nyata dari komitmen pemerintah Dalam menjamin ketersediaan energi bagi masyarakat selama hari raya Idulfitri,” ucapnya.

Yudhiawan menyampaikan rasa syukur karena pelaksanaan posko Idulfitri 2026 berhasil berlangsung aman, lancar, dan terkendali. Keberhasilan tersebut didukung kerja sama seluruh stakeholder dan instansi terkait yang berkontribusi mengamankan pasokan energi nasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....