PLTU Sofifi Unit 2 Mulai Terhubung, Perluas Pasokan Listrik Indonesia Timur
- 14 Mar 2026 13:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - PLN Nusantara Power terus memperkuat keandalan sistem kelistrikan di wilayah timur Indonesia. Upaya ini dilakukan melalui proyek pembangunan PLTU Sofifi 2x3 MW Unit 2 di Kota Sofifi, Pulau Halmahera, Maluku Utara.
Melalui anak usahanya, PLN Nusantara Power Construction, pembangkit tersebut berhasil terhubung dengan jaringan listrik milik PT PLN (Persero) UP3 Sofifi. Keberhasilan ini ditandai dengan pencapaian tahap first synchrone pada Februari 2026.
Proses menuju tahap tersebut melalui berbagai pengujian peralatan secara menyeluruh. Seluruh tahapan juga memenuhi persyaratan teknis, termasuk rekomendasi laik sinkron dari Pusat Sertifikasi PLN.
Dalam pelaksanaannya, proyek ini menghadapi sejumlah tantangan teknis di lapangan. Tantangan tersebut dapat diatasi melalui koordinasi yang solid serta kolaborasi seluruh pihak terkait.
Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah mengatakan, pencapaian ini menjadi langkah penting memperkuat sistem kelistrikan Maluku Utara. Hal itu juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan mendukung pasokan listrik di kawasan timur Indonesia.
“Keberhasilan ini menjadi langkah penting memperkuat sistem kelistrikan di Maluku Utara. Kami berkomitmen menghadirkan pembangkit andal agar masyarakat mendapat listrik lebih stabil,” kata Ruly dalam keterangan pers tertulis, Sabtu, 14 Maret 2026.
Ruly mengungkapkan, capaian tersebut melengkapi keberhasilan sebelumnya pada PLTU Sofifi Unit 1. "Unit pertama telah diserahterimakan kepada PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara pada 14 November 2025," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama PLN Nusantara Power Construction, Djarot Hutabri mengatakan, keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras seluruh tim proyek. Menurutnya, pembangunan pembangkit ini penting untuk memperkuat keandalan listrik nasional.
“PLN Nusantara Power Construction berkomitmen memperkuat sistem kelistrikan nasional. Khususnya di Maluku Utara untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan layanan listrik masyarakat,” ujar Djarot.
Dalam proyek PLTU Sofifi 2x3 MW, PLN NPC melaksanakan berbagai pekerjaan utama. Mulai dari pekerjaan sipil, mekanikal, perpipaan, instrumen hingga instalasi kelistrikan dan pengujian.
Proyek yang dikelola oleh PLN UIP Maluku dan Papua ini akan melanjutkan tahap pengujian berikutnya. Tahapan tersebut meliputi reliability run selama 14 hari dan performance test sebelum operasi komersial.
"PLTU Sofifi 2x3 MW memiliki peran penting memenuhi kebutuhan listrik di Kota Sofifi. Kota ini merupakan ibu kota Provinsi Maluku Utara," ucap Djarot.
Selain memperkuat sistem kelistrikan Pulau Halmahera, pembangkit ini juga mengurangi ketergantungan pada pembangkit diesel. Sebelumnya pembangkit diesel menjadi sumber utama pasokan listrik di wilayah tersebut.
"Dengan hadirnya PLTU Sofifi, kondisi kelistrikan di Kota Sofifi yang sebelumnya defisit kini berubah menjadi surplus. Pasokan listrik bagi masyarakat dan aktivitas ekonomi diharapkan menjadi lebih andal dan stabil," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....