Festival Libatkan UMKM, Komisi VII: Buka Lapangan Kerja Baru
- 10 Mar 2026 11:26 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Anggota Komisi VII DPR RI, Siti Mukaromah menegaskan, kegiatan festival yang melibatkan pelaku UMKM memiliki multiplier effect (efek berganda). Efek ganda tersebut, dinilainya nyata bagi perekonomian lokal.
Aktivitas festival di lokasi acara, menurut politikus PKB ini, terbukti mampu menggerakkan sektor pendukung. Sektor pendukung yang turut ikut bergerak itu, transportasi, jasa logistik, hingga kuliner sekitar.
“Dampaknya bukan hanya dinikmati oleh pelaku UMKM yang berjualan di stan. Tetapi juga menciptakan perputaran uang di masyarakat dan membuka peluang lapangan kerja baru,” kata Siti dalam keterangan persnya, di Jakarta, Selasa, 10 Maret 2026.
Siti mengingatkan, UMKM adalah tulang punggung ekonomi nasional yang menyumbang lebih dari 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Mengingat besarnya kontribusi tersebut, program berkelanjutan seperti 'Pasar 1.001 Malam' yang digagas pemerintah dapat dieksekusi secara konsisten.
"Jika event-event UMKM digelar secara konsisten di seluruh Indonesia, percepatan pemulihan ekonomi nasional. Dan, penguatan ekonomi rakyat bukan lagi sekadar wacana," ujar Siti.
Diketahui, BUMD pangan Pemprov DKI Jakarta menghadirkan Bazar Prime Ramadan Jakarta 2026 di Balai Kota Jakarta, 9–10 Maret 2026. Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan bazar UMKM, tetapi juga program tebus murah sembako.
Program ini, ditujukan untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau selama bulan suci Ramadan. Dirut Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi BUMD pangan.
“Melalui Bazar Prime Ramadan Jakarta ini, kami ingin menghadirkan pasar yang tidak hanya menjadi tempat bertransaksi. Tetapi juga ruang interaksi yang lebih inklusif bagi masyarakat," kata Agus, Senin, 9 Maret 2026.
Bazar ini merupakan hasil sinergi antara Perumda Pasar Jaya, PT Food Station Tjipinang Jaya, dan Perumda Dharma Jaya. Kegiatan ini juga berkolaborasi dengan Bank Jakarta yang menyediakan fasilitas pembayaran digital melalui QRIS bagi para tenant.
Dalam kegiatan ini, bazar menghadirkan sebanyak 49 tenant Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Puluhan UMKM itu berasal dari pasar-pasar binaan Perumda Pasar Jaya.
Para pelaku UMKM tersebut menawarkan beragam produk, mulai dari makanan, minuman, hingga produk fashion. Diharapkannya, mereka dapat menjadi sarana promosi sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi kerakyatan di Jakarta.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....