Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Butuh Dukungan Talenta AI
- 02 Des 2025 23:39 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, kebutuhan talenta digital di bidang kecerdasan buatan (AI) di Indonesia semakin meningkat. Talenta di bidang AI dibutuhkan untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi 8 persen dengan mendorong pengembangan ekonomi digital.
"Dalam rangka mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen, sektor digital menjadi salah satu sektor dengan potensi pertumbuhan eksponensial," kata Menko Airlangga dalam kunjungan ke ke PT Telkom Indonesia di Jakarta, Selasa (2/11/2025).
Baca Juga:
Pembukaan Perdagangan, IHSG Lanjutkan Penguatan ke Level 8.577
Penutupan Perdagangan, Nilai Tukar Rupiah Melejit ke Rp16.624
Menko Airlangga melakukan kunjungan itu untuk meninjau pelaksanaan program magang nasional di perusahaan tersebut. "Sektor AI membutuhkan banyak tenaga kerja, karena potensinya yang besar di berbagai sektor di Indonesia," ujarnya.
Dari sisi infrastruktur misalnya, data center yang dibangun pemerintah membutuhkan tenaga kerja di bidang AI. Sektor pendidikan, kesehatan, Industri 4.0 dan industri kreatif serta inovatif juga butuh tenaga ahli di bidang AI.
"Jadi saya minta Telkom untuk mengejar kebutuhan ini, karena AI ini kan butuh data. There is no AI without data dan data collection itu adalah labor intensive,” ucap Menko Airlangga.
Untuk mengembangkan ekonomi digital, Pemerintah juga menyiapkan Digital Economic Framework Agreement bersama ASEAN. Targetnya menjadikan ASEAN sebagai kekuatan ekonomi digital senilai USD2 triliun pada 2030.
Di tengah peluang tersebut, Menko Airlangga mendorong generasi muda untuk mengisi kebutuhan talenta digital dalam negeri. Dalam Program Magang Nasional, TelkomGroup mengakomodir 632 peserta magang lulusan dari berbagai universitas dari seluruh Indonesia.
Menko Airlangga berpesan agar para peserta Program Magang Nasional membangun networking sebagai modal di masa depan. "Kepada pimpinan dan para mentor, berikan bimbingan terbaik untuk meningkatkan soft skill, serta libatkan peserta magang dalam proyek nyata dan berdampak,” kata Menko Airlangga menutup pesannya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....