Whoosh Layani 12 Juta Penumpang, Ketepatan 99 Persen
- 19 Okt 2025 21:07 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Dua tahun beroperasi, Kereta Cepat Whoosh telah melayani 12 juta penumpang dengan catatan mengesankan. Layanan ini mencatat ketepatan waktu 99,9 persen, tanpa kecelakaan, serta memperkuat ekonomi wisata kawasan sekitar.
Sinergi PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) melahirkan transportasi modern efisien energi. Whoosh terbukti ramah lingkungan, berteknologi tinggi, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi pariwisata dan UMKM.
Vice President Public Relations KAI Anne Purba menegaskan Whoosh menunjukkan pertumbuhan sejak beroperasi komersial pada 17 Oktober 2023. Ia menyebut Whoosh sebagai wajah baru transportasi hijau Indonesia dengan kecepatan tinggi serta layanan modern.
“Selain itu Whoosh juga menghadirkan dampak ekonomi positif bagi masyarakat di sepanjang lintasan. Pada Juni 2025 tercatat puncak pelayanan dengan 26.770 pelanggan dalam satu hari,” ujar Anne, Minggu (19/10/2025).
Pertumbuhan kawasan wisata Padalarang, Tegalluar, dan Halim terjadi seiring meningkatnya jumlah pengunjung dari Jakarta maupun mancanegara. Hingga September 2025, terdapat 566.829 wisatawan asing yang memilih Whoosh sebagai moda transportasi wisata modern.
Badan Pusat Statistik mencatat kunjungan wisatawan mancanegara meningkat dari 5,89 juta pada 2022 menjadi 13,88 juta pada 2024. Sepanjang Januari–Agustus 2025, tercatat 10,03 juta kunjungan, naik dari periode yang sama tahun sebelumnya.
Sektor UMKM juga merasakan dampak positif dengan hadirnya 188 tenant aktif di area stasiun Whoosh. Dari jumlah itu, terdapat 76 UMKM yang menghadirkan kuliner, fesyen, hingga suvenir khas daerah kepada pelanggan.
Program Whoosh Official Merchandise di Stasiun Halim dan Padalarang membuka ruang kreatif bagi pelaku muda. Produk kaus, totebag, dan tumbler menjadi sarana ekspresi identitas nasional serta memperkuat peluang usaha baru.
Layanan pelanggan terus ditingkatkan melalui program Frequent Whoosher Card yang mencatat pertumbuhan signifikan. Hingga Oktober 2025, jumlah kartu mencapai 20.996, meningkat hampir lima kali lipat dibanding tahun sebelumnya.
Whoosh juga memperluas integrasi dengan moda transportasi lanjutan seperti LRT Jabodebek, shuttle wisata, dan bus feeder. Destinasi Lembang, Ciwidey, dan Pangalengan kini semakin ramai wisatawan domestik maupun mancanegara berkat konektivitas ini.
“Sepatutnya Indonesia bangga akan hadirnya Whoosh, karena kereta cepat hanya ada di Jepang, Cina dan negara maju lainnya. Efektivitas waktu dan kenyamanannya selama perjalanan Whoosh, sudah saya nikmati bersama keluarga,” kata Fiyah, seorang pengguna Whoosh.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....