Hackhaton 2025, Pacu Percepatan Transformasi Keuangan Digital
- 07 Jun 2025 19:03 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Bank Indonesia (BI) tahun ini bersinergi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menyelenggarakan Hackathon 2025. Sebuah kompetisi inovasi layanan keuangan digital untuk menghasilkan ide-ide inovatif dan solusi digital guna mendukung pertumbuhan ekonomi.
“Inovasi yang dihasilkan diharapkan mampu mempercepat transformasi ekonomi dan keuangan digital di Indonesia. Hackathon 2025 juga akan menjadi embrio untuk pendirian Bank Indonesia Digital Inovation Center (BIDIC),” kata Gubernur BI, Perry Warjiyo dalam acara Kick-Off Hackathon 2025 di Jakarta, pekan ini.
Menurut Perry, BIDIC akan dikembangkan sebagai pusat inovasi bersama yang fungsinya antara lain sebagai market intelligence. Sehingga terjadi percepatan inovasi yang aman dan andal serta bermanfaat bagi ekonomi dan keuangan yang inklusif.
Baca Juga:
Indonesia-Uni Eropa Ingin Segera Selesaikan IEU-CEPA
Harga Emas Dunia Fluktuatif, Emas Antam Turun Rp25.000
Initial Memorandum Indonesia Dapat Penilaian Positif dari OECD
Sementara, Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar juga menekan pentingnya inovasi di sektor keuangan digital. Menurutnya, pengembangan sistem keuangan yang terintegrasi adalah faktor kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
“Pengembangan sektor keuangan yang terintegrasi dan berbasis digital, membuat Indonesia bisa meningkatkan inklusi dan literasi keuangan, Selain itu, dapat meningkatkan efisiensi pasar serta memperkuat daya saing,” ujar Mahendra.
Mahendra juga mengungkapkan harapannya, kompetisi Hackathon dapat membantu mengatasi tantangan dalam ekonomi dan keuangan digital. Serta dapat memenuhi kebutuhan akan produk inovasi digital yang dapat meningkatkan efisiensi dan transparansi
“Kompetisi Hackathon diharapkan juga menjadi program strategis bagi pengembangan para talenta di bidang digitalisasi. Para innovator akan dipertemukan dengan regulator dan pengguna layanan, sehingga hasil inovasi yang dikembangkan dapat langsung menjawab kebutuhan di lapangan,” kata Mahendra lagi.
Hackathon 2025 mengedepankan tema “Empowering the Future: Innovating Digital Services and Financial Solutions for Inclusive Growth and Resilient Economy". Kompetisi ini terbuka bagi masyarakat umum dengan kategori profesional maupun mahasiswa, periode pendaftaran tanggal 5 Juni -11 Juli 2025.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....