Kadin Nilai Libur Nataru Berdampak Positif untuk Ekonomi

  • 02 Jan 2025 19:14 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Waketum Kadin Bidang Pengembangan Otonomi Daerah, Sarman Simanjorang menilai, perekonomian Indonesia akhir 2024 menunjukkan tanda positif. Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024-2025 memberikan dampak besar terhadap ekonomi.

"Pergerakan manusia selama Nataru ini melonjak sekitar 3,67 persen dibandingkan tahun lalu. Jumlah pemudik pada 2024 mencapai 110 juta orang, artinya perputaran uang meningkat pesat," kata Sarman saat wawancara bersama PRO3 RRI, Kamis (2/1/2025).

Sarman menjelaskan, perputaran uang selama libur Nataru diperkirakan mencapai Rp91 triliun hingga Rp100 triliun. "Kami memperkirakan rata-rata setiap keluarga membawa uang sebesar 3 juta 300 ribu," ucapnya.

Menurut Sarman, sektor transportasi, pariwisata, dan industri terkait merasakan dampak positif dari tingginya mobilitas masyarakat. Jasa transportasi, pusat perbelanjaan, restoran, dan produk UMKM memperoleh keuntungan besar selama masa libur ini.

"Selain sektor jasa, industri makanan dan minuman juga mencatatkan peningkatan omzet yang signifikan. Produsen kue, roti, snack, dan minuman merasakan dampaknya dengan penjualan yang tinggi selama libur Nataru," ujar Sarman.

Ia juga menyoroti kontribusi perputaran uang yang merata di seluruh wilayah Indonesia. Perputaran uang ini mendongkrak ekonomi di berbagai daerah, seperti Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Papua.

Dengan adanya kontribusi ekonomi dari libur Nataru, optimis ekonomi Indonesia bisa tumbuh stabil. "Semoga perputaran uang ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kuartal empat di atas 5 persen," ucapnya. (Intern/Rangga Agram)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....