Sinergi KemenUMKM dengan Perusahaan Logistik Kembangkan UMKM
- 03 Des 2024 20:28 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyebut bahwa 97 persen lapangan kerja datang dari UMKM. Hal tersebut diungkapkan Pejabat Kementerian UMKM Ali Alkatiri di acara 'J&T Connect Preneur Summit' di PIK, Jakarta Utara, Selasa (3/12/2024).
Asisten Deputi Pengembangan Kawasan dan Rantai Pasok UKM itu menyebut 111 juta warga Indonesia bekerja di sektor ini. Dan menurutnya, struktur ekonomi Indonesia 99,99 persen adalah UMKM.
Ia merinci bahwa 99,62 persen itu adalah sektor usaha mikro, 0,3 persen adalah sektor usaha kecil. Dan 0,06 persen adalah sektor usaha menengah.
"Dimana 97 persen lapangan kerja datang dari UMKM. Lalu, jadi kalau ini kolaps kita ngebayang bagaimana struktur ekonomi kita ke depan," kata Ali.
Ia mengatakan, saat ini perusahaan besar dan UMKM juga kini dituntut menjalankan prinsip-prinsip ekonomi berkelanjutan. Dan prinsip ini terkandung dalam 'Suistainable Development Goals' (SDGs).
Menjalankan itu semua dinilai tidak bisa sendiri-sendiri, harus bersinergi. Ali mengapresiasi acara 'J&T Connect Preneur Summit' yang terselenggara menggandeng berbagai kementerian.
"Ini merupakan kolaborasi strategis yang harus ditumbuh dan kembangkan bersama. Kita harus bekerja menjamin bahwa seluruh proses bisnis ini harus berjalan secara terbuka, inklusif, dan harus menjamin berkelanjutan," ujarnya.
Diketahui, 500 UMKM nasional hadir dalam konferensi bisnis pertama dan terbesar yaitu 'J&T Connect Preneur Summit'. Topik menyangkut tren 'Social Commerce', tantangan UMKM selama 1 dekade, finansial, hingga membangun bisnis dengan nilai keberlanjutan.
"Kami menciptakan wadah untuk berbagi pengetahuan, inspirasi, dan membangun koneksi. Dan ini nantinya dapat membangun UMKM menghadapi tantangan bisnis di waktu terkini,” ucap Key Account J&T Express, Iwan Senjaya.
Iwan mengatakan, melihat kebutuhan untuk mendukung UMKM demi tercapainya kompetensi dan kualitas produk yang setara. Ia melihat, kini pengguna e-Commerce di Indonesia diperkirakan terus mengalami peningkatan di antara 2024-2029.
Iwan mengatakan J&T sebagai perusahaan logistik yang tumbuh berdampingan dengan mitra lokapasar dan UMKM. Karena melihat kebutuhan untuk mendukung UMKM dapat berdaya saing kompetitif di lanskap bisnis terkini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....