Danramil Kaur Tengah Hadiri Mediasi Sengketa antara Warga Binaan
- 29 Sep 2026 23:14 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bintuhan- Babinsa Koramil 408-03/Kaur Tengah Serda Ahmad Jamil, bersama Danramil Lettu Inf Haryanto Aswadi menghadiri undangan mediasi terkait sengketa pembangunan kandang ayam petelur di Desa Mentiring. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Camat Semidang Gumay ini bertujuan untuk memfasilitasi dialog damai antara pemilik usaha dan warga sekitar yang merasa terdampak.
Mediasi ini dipimpin langsung oleh Camat Semidang Gumay, Yuhardi, S.Ip., serta dihadiri oleh jajaran Polsek Kaur Tengah yang diwakili Kanit Reskrim Aiptu Zulkopli Komaini beserta Bhabinkamtibmas Briptu Satrio. Kehadiran pihak kepolisian dan TNI di lokasi menjadi bentuk sinergi nyata untuk menjaga kondusivitas wilayah selama proses musyawarah berlangsung.
Kepala Desa Mentiring, Beriyansah, S.Sos., beserta jajaran perangkat desa dan Ketua BPD Ali Syalihin juga turut hadir mengawal jalannya pertemuan tersebut. Mereka mendampingi masyarakat desa dan pemilik kandang ayam bernama Yolan untuk duduk bersama mencari solusi terbaik.
Dalam prosesnya, forum tidak hanya mendengar penjelasan dari pihak yang bersengketa, melainkan juga meminta keterangan dari para saksi sepadan tanah. Keterangan dari para tetangga batas lahan ini dinilai sangat krusial untuk mendapatkan gambaran awal yang objektif mengenai kondisi di lapangan.
Menurut Danramil Kaur Tengah Lettu Inf Haryanto Aswadi menyampaikan, selain penyampaian argumen secara lisan, kedua belah pihak diminta untuk menyerahkan bukti dokumen berupa surat-surat kepemilikan tanah resmi. Berkas-berkas tersebut kemudian diteliti secara saksama oleh tim mediator sebagai bahan pertimbangan hukum dalam pengambilan keputusan.
"Setelah pembahasan di aula kantor camat selesai, kami beserta rombongan menuju lokasi pembangunan kandang ayam di Desa Mentiring. Peninjauan lapangan ini dilakukan untuk mencocokkan dokumen tertulis dengan batas fisik tanah secara faktual demi menghindari kekeliruan data," ujarnya.
Selama pengecekan fisik lahan, Babinsa dan seluruh unsur terkait mengedepankan pendekatan humanis serta komunikasi persuasif kepada masyarakat. Proses peninjauan berjalan dengan tertib dan aman tanpa adanya gesekan fisik antar kelompok warga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....