Satpol PP Kaur Gencarkan Razia, Ternak Berkeliaran Mulai Berkurang
- 15 Sep 2026 16:37 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bintuhan Pemerintah Kabupaten Kaur melalui Dinas Satuan Polisi Pamong Praja terus menggencarkan operasi terhadap hewan ternak yang berkeliaran bebas di sejumlah wilayah. Terakhir, operasi dilakukan pada Sabtu malam, 13 September 2026, di Kecamatan Kaur Selatan dan Kecamatan Tetap karena masih adanya laporan masyarakat terkait ternak yang berkeliaran.
Kepala Dinas Satpol PP Kabupaten Kaur, Budi Sastra Hermawan, mengatakan laporan masyarakat terkait ternak lepas maupun temuan saat operasi mulai mengalami penurunan. Menurutnya, kondisi tersebut cukup menggembirakan karena menunjukkan adanya perubahan dibanding sebelumnya.
"Diakui, laporan masyarakat dan hasil operasi sudah mulai berkurang, ini cukup menggembirakan," ujar Budi. Namun, ia menilai hewan ternak yang berkeliaran saat ini seolah semakin sulit ditertibkan karena pemiliknya masih membiarkan ternak bebas tanpa pengawasan.
Budi menyayangkan masih rendahnya kesadaran sebagian masyarakat, khususnya pemilik ternak, terhadap persoalan tersebut. Padahal, ternak yang dilepasliarkan tidak hanya mengganggu ketertiban, tetapi juga berpotensi membahayakan pengguna jalan dan merusak tanaman maupun fasilitas milik warga.
Di sisi lain, Budi menilai persoalan ternak berkeliaran tidak seharusnya menjadi tanggung jawab Satpol PP semata. Keterbatasan peralatan, dukungan swadaya masyarakat, hingga minimnya dana operasional menjadi kendala dalam melakukan penertiban secara maksimal.
"Jangan sampai masalah hewan ternak ini sepenuhnya diserahkan kepada Satpol PP," ujarnya. Ia berharap masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Kaur dapat bersama-sama memberikan perhatian serta dukungan agar persoalan ternak berkeliaran dapat ditangani secara berkelanjutan.
Budi menegaskan, penurunan laporan masyarakat menjadi sinyal positif, tetapi belum berarti persoalan ternak berkeliaran telah selesai. Ia mengajak pemilik ternak meningkatkan kesadaran dengan menjaga dan mengandangkan hewan peliharaan agar tidak kembali berkeliaran di ruang publik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....