KKN Berdampak Nyata, UNIB Catat Perputaran Ekonomi 1,25 Miliar di Kaur
- 31 Jul 2026 15:27 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bintuhan – Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPMPP) Universitas Bengkulu, Dr. Charles Banon, S.Pd., M.Si., mengungkapkan dampak positif pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Kaur. Berdasarkan hasil analisis pihaknya, kehadiran 847 mahasiswa selama 45 hari mampu mendorong perputaran ekonomi masyarakat hingga sekitar Rp1,25 miliar.
"Harapan kita setalah KKN ini brjalan ada dampak ekonomi, lingkungan yang ditinggalkan oleh anak anak KKN. Kami pun kedepan akan terus bebenah, kita akan terus evaluasi tahun tahun kedepan apa kegiatan berdampak nyata bagi masyarakat," ucapnya
Ia menjelaskan, perputaran ekonomi tersebut berasal dari berbagai aktivitas mahasiswa selama KKN, mulai dari konsumsi harian hingga program pemberdayaan masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa keberadaan mahasiswa tidak hanya memberikan dampak sosial, tetapi juga kontribusi ekonomi yang signifikan.
Charles menegaskan bahwa KKN tidak hanya menjadi bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi semata. Lebih dari itu, kegiatan ini harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik di bidang ekonomi, sosial, maupun lingkungan.
"Program KKN yang dirancang dengan baik dapat menjadi motor penggerak pembangunan desa. Mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan inovasi serta solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat," katanya.
Di kesempatan yang sama, Tim Sentra KKN Universitas Lampung, Ridho, S., menjelaskan keterlibatan enam mahasiswa Unila dalam kegiatan tersebut. Ia menyebut keikutsertaan tersebut merupakan implementasi kerja sama bilateral antara Universitas Lampung dan Universitas Bengkulu.
Ridho menambahkan, Kecamatan Maje dipilih sebagai lokasi KKN karena memiliki potensi besar dalam pengelolaan bank sampah. Program ini dinilai berhasil mengolah limbah menjadi produk kerajinan bernilai ekonomis yang sejalan dengan fokus pengabdian Universitas Lampung.
"Kami juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kaur serta Universitas Bengkulu atas dukungan yang diberikan. Menurutnya, kolaborasi lintas perguruan tinggi dan pemerintah daerah menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan KKN yang berdampak langsung bagi masyarakat,"katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....