Kapolres Kaur Turun Langsung ke Nasal, Sosialisasikan Larangan Pembakaran Hutan
- 15 Sep 2026 20:31 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bintuhan - Kapolres Kaur AKBP Wiwin Syamsul Arifin turun langsung ke tengah masyarakat Desa Suka Jaya, Kecamatan Nasal, pada Selasa 15 September 2026. Langkah ini dilakukan guna memberikan edukasi serta sosialisasi secara masif terkait larangan pembakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Kegiatan edukasi lapangan tersebut dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama Polres Kaur, Forkopimcam, para kepala desa, Babinsa, serta warga setempat. Kapolres mengingatkan warga agar menghentikan kebiasaan membuka lahan dengan cara dibakar karena sangat memicu Karhutla di musim kemarau.
| Baca juga: BAZNAS Kaur Selektif Distribusikan Zakat |
Ancaman Karhutla dinilai dapat memicu dampak buruk yang meluas, mulai dari kerusakan ekosistem lingkungan, gangguan kesehatan, hingga penurunan roda perekonomian. Pihak kepolisian mendorong aparat desa dan kecamatan untuk bersinergi aktif bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa.
"Karhutla bukan hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu kesehatan, aktivitas masyarakat, dan perekonomian. Saat ini kami mengedepankan langkah preventif dan sosialisasi, namun jika masih ditemukan pembakaran lahan secara liar, akan kami tindak tegas sesuai hukum," ujar Kapolres Kaur, AKBP Wiwin Syamsul Arifin.
Wiwin membeberkan data pemantauan sepanjang tahun 2026 hingga September yang mencatat keberadaan 366 titik api di wilayah Kabupaten Kaur. Tingginya angka kemunculan titik panas tersebut membutuhkan perhatian amat serius serta peran aktif seluruh lapisan elemen masyarakat.
Selain berfokus pada pencegahan Karhutla, Kapolres juga mengimbau warga agar senantiasa waspada terhadap berbagai modus penipuan daring yang makin marak. Kehadiran jajaran kepolisian di tengah warga menjadi wujud nyata dari pelaksanaan komitmen semangat kerja GAGAH.
Polres Kaur menegaskan bahwa pencegahan bencana Karhutla merupakan tanggung jawab bersama demi keselamatan dan kenyamanan seluruh daerah. Sinergi yang kuat antara aparat penegak hukum dan warga menjadi kunci utama menjaga kondusivitas wilayah Kaur.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....