Sulap Tempurung Kelapa Jadi Briket, Solusi Energi Hemat Warga
- 31 Jul 2026 07:55 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bintuhan -Limbah tempurung kelapa yang melimpah di pasar tradisional sering kali hanya menjadi tumpukan sampah yang tidak termanfaatkan harian. Mengolah tempurung kelapa menjadi briket arang ramah lingkungan menjadi solusi pengolahan limbah yang menghasilkan energi bersih alternatif.
Studi dari Rahayu (2023) dalam Jurnal Rekayasa Energi Terbarukan dan Lingkungan Desa berjudul "Karakteristik Kalor Briket Arang Tempurung Kelapa", kualitas bahan diuji. Riset menyimpulkan bahwa briket tempurung kelapa memiliki daya bakar tinggi dengan asap yang sangat minim.
Proses pengolahan diawali dengan membakar tempurung kelapa kering di dalam drum tertutup hingga menjadi arang hitam harian. Tumbuk arang tersebut hingga halus lalu campurkan dengan adonan perekat tepung tapioka dan sedikit air bersih.
Ajak para pemuda desa untuk mencetak adonan briket menggunakan pipa paralon bekas menjadi bentuk silinder yang seragam. Jemur briket arang di bawah terik matahari selama beberapa hari hingga kadar airnya berkurang secara sempurna.
Briket yang sudah kering dapat digunakan oleh warga sebagai bahan bakar memasak atau usaha kuliner lokal pengganti kayu bakar. Selain menekan biaya bahan bakar dapur, pengolahan limbah ini membuka peluang usaha baru bagi kelompok tani desa.
Berdasarkan riset dari Saputra (2025) dalam Jurnal Pengelolaan Sampah dan Kemandirian Energi Desa berjudul "Dampak Penggunaan Briket Terhadap Penghematan Dapur", efisiensi hemat diuji. Data penelitian membuktikan bahwa pemanfaatan briket arang mampu menghemat pengeluaran bahan bakar hingga sebesar 40 persen.
Mengolah limbah tempurung kelapa menjadi briket arang merupakan wujud kepedulian lingkungan yang berdampak nyata bagi ekonomi masyarakat. Mari kumpulkan tempurung kelapa di sekitarmu dan mulai olah menjadi sumber energi terbarukan yang bermanfaat!
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....