Manfaat dan Strategi Program Kebun Gizi Anak di Lingkungan RT

  • 31 Jul 2026 07:22 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bintuhan - Ancaman kekurangan gizi pada anak dapat ditekan melalui strategi pemanfaatan lahan kosong di lingkungan RT sebagai kebun gizi bersama. Menanam berbagai jenis sayuran kaya vitamin menjadi langkah nyata dalam menyediakan bahan pangan sehat dan terjangkau bagi warga.

Penelitian dari Wibowo (2022) dalam Jurnal Ketahanan Pangan Masyarakat dan Kesehatan Anak berjudul "Manfaat Kebun Komunal pada Pemenuhan Gizi Anak", dampak gizi dipantau. Hasil studi menjelaskan bahwa ketersediaan sayur segar dari kebun warga efektif menaikkan konsumsi serat harian anak.

Strategi pelaksanaan dimulai dengan menggalang gotong royong warga untuk membersihkan area lahan kosong yang ada di sekitar permukiman. Bagilah area tanam menjadi beberapa bagian yang diisi dengan tanaman kangkung, bayam, tomat, serta tanaman obat keluarga.

Ajak anak-anak untuk rutin menyiram tanaman dan memanen hasil kebun gizi bersama para kader kesehatan lingkungan sosial setempat. Pengalaman memetik sayur sendiri membuat anak-anak lebih bersemangat untuk mengonsumsi makanan sehat di rumah setiap harinya.

Hasil panen kebun gizi dapat dibagikan secara gratis kepada keluarga yang memiliki balita atau diolah menjadi makanan tambahan posyandu. Program ini mempererat tali silaturahmi antarwarga sekaligus memastikan kecukupan gizi anak-anak di lingkungan sekitar terjaga.

Berdasarkan analisis data dari Hidayat (2024) dalam Jurnal Sosiatri dan Pemberdayaan Kesehatan Desa berjudul "Efektivitas Kebun Gizi pada Penurunan Stunting", keberhasilan program diuji. Data penelitian membuktikan bahwa program kebun komunal mampu menekan angka kurang gizi anak hingga tingkat keberhasilan 80 persen.

Kebun gizi warga adalah sarana edukasi dan persatuan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi kesehatan generasi penerus kita. Mari ajak pengurus RT di tempat tinggalmu untuk memulai pembuatan kebun gizi bersama warga hari ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....