Tinjau Pengaman Pantai Kaur, Erna Sari Dewi Pastikan Mutu Proyek
- 31 Jul 2026 02:11 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bintuhan - Anggota Komisi V DPR RI Daerah Pemilihan Bengkulu, Hj. Erna Sari Dewi, meninjau langsung lokasi pembangunan Bangunan Pengaman Pantai Kritis di Desa Pasar Lama, Kabupaten Kaur. Agenda pengawasan lapangan tersebut dilaksanakan di sela-sela kegiatan reses bersama jajaran pemerintah daerah setempat pada Kamis 30 Juli 2026.
Kunjungan kerja ini ditujukan untuk memastikan pengerjaan proyek infrastruktur nasional tersebut berjalan sesuai spesifikasi teknis dan standar mutu yang ditetapkan. Pembangunan penahan gelombang ini dinilai sangat vital guna melindungi pemukiman warga pesisir dari ancaman abrasi pantai.
Pembangunan sarana pengaman fisik pantai tersebut dilaksanakan secara bertahap menggunakan alokasi dana APBN melalui kementerian terkait. Setelah menyelesaikan penanganan sepanjang 570 meter pada tahun lalu, pengerjaan kini dilanjutkan sepanjang 240 meter dengan mengucurkan anggaran senilai Rp14,6 miliar.
"Kunjungan ini merupakan tugas konstitusi kami untuk melakukan pengawasan. Kami ingin memastikan pembangunan pengaman pantai di Kabupaten Kaur berjalan sesuai mekanisme, tepat sasaran, dan memiliki kualitas yang baik sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat," ujar Anggota Komisi V DPR RI, Erna Sari Dewi.
Erna menjelaskan bahwa pihak legislatif akan terus memperjuangkan keberlanjutan program pembangunan infrastruktur penahan ombak di sepanjang pesisir Kaur. Selain pengaman pantai, pihaknya juga mendorong pemerintah pusat untuk merealisasikan pembangunan double jetty di kawasan muara sungai guna membantu kelancaran alur pelayaran nelayan.
Pemerintah Kabupaten Kaur bersama pihak pemerintah desa setempat menyampaikan apresiasi atas pengawalan ketat program pembangunan pusat tersebut. Keberadaan tanggul penahan ombak ini terbukti memberikan rasa aman bagi warga pesisir yang selama ini selalu khawatir diterjang gelombang tinggi.
Melalui sinergi yang terus terjalin antara DPR RI, kementerian, dan pemerintah daerah, penanganan kawasan rawan bencana pesisir dapat dituntaskan secara bertahap. Seluruh elemen masyarakat diajak untuk bersama-sama merawat fisik bangunan agar manfaat perlindungan lingkungan tersebut dapat bertahan dalam jangka panjang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....