Akibat Kemarau Air Baku PAM Kaur Mulai Menyusut

  • 26 Jul 2026 19:11 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bintuhan- Sudah beberapa bulan musim kemarau melanda Kabupaten Kaur, pasokan air baku di PAM yang ada di Kecamatan Tetap dan Muara Sahung sudah mulai mengalami penyusutan. Dengan penyusutan air baku ini mulai berpengaruh kepada pasokan air yang mengalir ke rumah-rumah warga.

‎Kepala UPTD PAM Kaur Dwi Puspita Sari mengatakan, kondisi air baku di dua Unit yang ada yakni Tanjung Agung, yang memanfaatkan bendung air baku Sungai Air Curup Nibung di Kecamatan Tetap. Dalam kondisi kemarau ini, yang sering terjadi yakni rawan menyusut drastis saat kemarau hingga posisi pipa intake menggantung.

Untuk Unit Tanjung Agung ini mengalir ke beberapa desa yang ada di Kecamatan Tetap dan sebagian Kecamatan Kaur Selatan. Sementara yang ada di Unit Luas, air PAM ini bersumber dari bendung air baku Air Tutung di Kecamatan Muara Sahung, yang mengaliri Kecamatan Luas dan sebagian desa di Kecamatan Kaur Tengah.

‎"Untuk saat ini air yang mengalir ke rumah-rumah warga yang di aliri air ledeng masih terus ada mesti volumenya sudah berkurang. Namun kami yakin musim kemarau sebentar lagi akan berakhir," ujarnya, 25 Juli 2026.

Saat ini pihak UPTD PAM terus melaksanakan perawatan demi kelancaran pasokan air ke rumah warga. ‎Pihak UPTD PAM Kaur terus memantau perkembangan debit air di dua unit utama wilayah tersebut.

‎Berbagai langkah antisipasi mulai disiapkan untuk menghadapi potensi krisis air yang lebih parah. Warga diimbau agar menggunakan air secara bijak dan hemat selama musim kemarau ini.

Penghematan diperlukan agar sisa pasokan air bersih dapat tetap terdistribusi secara merata. Langkah penanganan yang tepat akan sangat membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Kaur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....