Tips Merawat Tanaman Pepaya di Musim Kemarau Ala Pembudidaya Pepaya Sukses di Kaur
- 30 Sep 2026 08:19 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bintuhan - Merawat tanaman pepaya pada musim kemarau membutuhkan perhatian lebih dibandingkan kondisi cuaca normal. Selain perawatan rutin, petani perlu menjaga kelembapan tanah, mencukupi kebutuhan air, serta mencegah kerontokan bunga agar tanaman tetap sehat dan mampu menghasilkan buah secara optimal.
Salah satu hal utama yang perlu diperhatikan adalah pengaturan penyiraman. Tanaman pepaya sebaiknya disiram secara teratur setiap dua hingga tiga hari sekali atau ketika kondisi tanah mulai terlihat kering.
Ujang, salah Seorang petani Pembudidaya papaya California di Kaur Utara membagikan tips merawat tanaman papaya saat musim kemarau, kepada RRI Bintuhan. Menurutnya berkat ketelatenan melakukan perawatan dan menyiraman secara rutin, Ia tetap sukses panen meskipun dihadapkan dengan mujsim kemarau yang cukup panjang.
Menurut Ujang, biaya dan tenaga yang dikeluarakan lebih eksta disbanding musim normal, namun penyiraman sangat penting dilakukan untuk menjaga kesehatan tanaman dan mencegah gagal penen.
“Penyiraman sebaiknya dilakukan di sekitar area perakaran, mulai dari lingkaran batang hingga mendekati batas ujung daun. Cara tersebut bertujuan agar air dapat menjangkau area perakaran secara lebih merata dan membantu tanaman memenuhi kebutuhan airnya,” tutur Ujang
Ujang juga mengatakan, selain penyiraman, pengelolaan drainase juga perlu diperhatikan selama musim kemarau. “Area sekitar tanaman dapat dibasahi secara berkala dengan memanfaatkan sistem drainase yang tersedia, sehingga kelembapan tanah tetap terjaga tanpa menyebabkan genangan berlebihan,” katanya.
Ujang juga menyarankan penggunaan mulsa organik sebagai salah satu cara untuk mempertahankan kelembapan tanah. “Bahan seperti cacahan batang pisang, jerami padi, sabut kelapa, atau limbah sawit dapat ditempatkan di sekitar pangkal tanaman untuk menjaga kelembaban tanaman,” kata Ujang.
Mulsa organik berfungsi mengurangi penguapan air dari permukaan tanah akibat paparan panas matahari. Dengan demikian, kelembapan di sekitar perakaran dapat bertahan lebih lama dan membantu tanaman menghadapi kondisi kering.
Ujang juga menyarankan agar pengelolaan rumput liar atau gulma juga perlu dilakukan secara bijaksana pada musim kemarau. Rumput pendek di sekitar tanaman tidak harus langsung dibersihkan karena dapat membantu mengurangi panas yang diterima permukaan tanah dan mempertahankan kelembapan sementara.
Namun, pertumbuhan rumput tetap perlu dikendalikan agar tidak terlalu tinggi dan tidak mengganggu pertumbuhan tanaman pepaya. Gulma yang berlebihan dapat menjadi pesaing tanaman dalam memperoleh air dan unsur hara dari dalam tanah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....