Pembangunan Siring Pasang di Padang Binjai dan Kasuk Baru Mulai Direalisasikan
- 10 Jul 2026 05:31 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bintuhan – Pembangunan siring pasang untuk normalisasi aliran air di Desa Padang Binjai dan Desa Kasuk Baru mulai direalisasikan sebagai upaya mengurangi risiko banjir di kawasan tersebut. Program ini diharapkan mampu memperlancar aliran air yang selama ini kerap meluap saat hujan dengan intensitas tinggi.
Pembangunan tersebut merupakan tindak lanjut dari usulan yang telah diajukan kepada pemerintah sejak tahun lalu. Kehadiran infrastruktur drainase ini menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan pengendalian banjir di wilayah yang selama ini terdampak genangan.
Pelaksanaan pekerjaan kini terus berjalan dengan pengawasan agar sesuai dengan perencanaan dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Kualitas pembangunan menjadi perhatian utama sehingga saluran air dapat berfungsi secara optimal dan tidak menimbulkan genangan baru.
Masyarakat berharap pembangunan siring pasang dapat menjadi solusi jangka panjang terhadap persoalan banjir yang selama ini mengganggu aktivitas warga. Selain mengurangi risiko genangan, keberadaan drainase yang baik juga diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan dan keselamatan lingkungan.
Meski pekerjaan telah dimulai, masih terdapat beberapa titik rawan banjir yang belum mendapatkan penanganan. Oleh karena itu, usulan pembangunan lanjutan diharapkan dapat direalisasikan secara bertahap hingga seluruh kawasan yang membutuhkan memperoleh penanganan yang maksimal.
Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kaur, Mardianto, mengatakan pembangunan siring pasang tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. "Alhamdulillah, usulan pembangunan siring pasang di Desa Padang Binjai dan Desa Kasuk Baru akhirnya dapat direalisasikan, katanya, pada 8 Juli 2026.
"Harapan kami, pembangunan ini mampu mengatasi persoalan banjir yang selama ini dikeluhkan masyarakat. Saya juga mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....