Panas Ekstrim Petani Khawatir Tidak Bisa Olah Sawah
- 25 Jun 2026 19:40 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bintuhan- Minimnya hujan beberapa bulan terakhir membuat para petani di Kecamatan Kaur Tengah mulai resah. Pasalnya Benih padi yang baru berumur dua minggu kini terlihat menguning pada bagian ujung daunnya.
Ditambah Cuaca saat ini terbilang cukup ekstrem karena pada siang hari panasnya cukup terik. Hal ini tentu saja membuat pertumbuhan bibit tersebut menjadi terhambat secara drastis.
Hasan salah satunya, petani asal Kaur Tengah ini merasa khawatir sawah yang telah mereka olah tidak jadi ditanam karena kurangnya pasokan air akibat jarangnya turun hujan. Mereka sangat berharap ada keajaiban berupa hujan lebat yang berlangsung selama beberapa hari ke depan.
Jika pasokan air tidak kunjung membaik, menurut Hasan, masa tanam musim ini dipastikan akan mengalami keterlambatan yang cukup parah. Hal tersebut tentu saja mengancam ketahanan pangan dan pendapatan utama bagi mayoritas warga setempat.
"Hujan terkadang masih ada turun tapi terkadang tidak lama dan kurang lebat. Namun ketika siang panasnya cukup terik jadi sangat berpengaruh dengan bibit yang sudah ditanam," ujarnya.
Hasan menambahkan, memang pada musim sawah kali ini tidak semua hamparan sawah mengolah sawah Mereka, hanya hamparan sawah mereka saja yang berada di pinggir laut. Karena diyakini hamparan sawah ini tidak mengalami kering yang berlebih, namun karena panasa yang cukup ekstrim tetap akan mempengaruhi hasilnya nanti.
Para petani berharap, hujan bisa lebih sering turun supaya proses pengolahan sawah ini bisa dilanjutkan. Ditengah situasi serba sulit ini para petani sangat membutuhkan ketercukupan gabah padi untuk stok pangan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....