KPID Bengkulu Gandeng STIESNU, Perkuat Literasi Digital di Kalangan Mahasiswa
- 24 Jun 2026 15:49 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bengkulu – Upaya meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menyaring informasi di era digital terus diperkuat oleh berbagai pihak. Salah satunya melalui kerja sama yang dijalin Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Bengkulu dengan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama (STIESNU) Bengkulu.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang dilakukan Ketua KPID Bengkulu, Tedi Cahyono, bersama Ketua STIESNU Bengkulu, Dr. Subhan, S.Ag., M.H.I., pada Rabu 24 Juni 2026. Kesepakatan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara lembaga penyiaran dan dunia pendidikan.
Ketua KPID Bengkulu, Tedi Cahyono, mengatakan perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam membangun generasi yang kritis terhadap arus informasi. Menurutnya, kemampuan literasi media menjadi kebutuhan penting di tengah perkembangan teknologi dan media digital yang semakin pesat.
“Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat menghadirkan berbagai program kolaboratif yang bermanfaat, mulai dari sosialisasi literasi media, penelitian, hingga penguatan kapasitas mahasiswa dalam memahami dunia penyiaran dan informasi digital,” ujar Tedi.
Ia menjelaskan, tantangan penyebaran informasi saat ini semakin kompleks dengan maraknya hoaks dan informasi yang belum tentu dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, mahasiswa perlu dibekali kemampuan untuk memilah, memahami, dan memanfaatkan informasi secara bijaksana.
Sementara itu, Ketua STIESNU Bengkulu, Dr. Subhan, S.Ag., M.H.I., menyambut positif kerja sama yang terjalin antara kedua lembaga. Menurutnya, kolaborasi tersebut dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa dalam meningkatkan wawasan dan keterampilan menghadapi perkembangan media digital.
“Kami berharap MoU ini menjadi awal dari berbagai kegiatan yang produktif dan berkelanjutan. Mahasiswa perlu dibekali kemampuan literasi digital yang baik agar mampu menyaring informasi dan memanfaatkan media secara bijak,” kata Subhan.
Melalui nota kesepahaman tersebut, KPID Bengkulu dan STIESNU berkomitmen mengembangkan berbagai program bersama. Program tersebut mencakup edukasi literasi media, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga kegiatan akademik yang mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Kerja sama ini juga diharapkan mampu memperluas pemahaman masyarakat mengenai pentingnya penyiaran yang sehat, berkualitas, dan bertanggung jawab. Dengan keterlibatan dunia pendidikan, upaya membangun budaya bermedia yang cerdas dapat menjangkau lebih banyak kalangan, terutama generasi muda.
Penandatanganan MoU tersebut menjadi bukti komitmen bersama dalam menciptakan ekosistem informasi yang sehat di Bengkulu. Selain memperkuat literasi media, kolaborasi ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang adaptif, kritis, dan siap menghadapi tantangan era digital.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....