Mengenal Tapai Ketan Khas Kabupaten Kaur
- 29 Apr 2026 15:57 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bintuhan- Kabupaten Kaur terus mempromosikan tapai ketan sebagai salah satu kuliner tradisional unggulan yang wajib dicicipi wisatawan. Kudapan hasil fermentasi ini memiliki tekstur lembut dengan keseimbangan rasa manis dan asam yang sangat khas.
Proses pembuatan tapai di daerah ini masih mempertahankan cara-cara tradisional yang diwariskan secara turun-temurun oleh warga lokal. Beras ketan putih maupun hitam pilihan dikukus hingga matang sempurna sebelum akhirnya ditaburi ragi berkualitas tinggi dalam suhu yang terjaga.
Keunikan tapai khas Kaur terletak pada penggunaan pembungkus alami berupa daun kemumu atau daun pisang yang memberikan aroma harum yang menggugah selera. Aroma tersebut meresap ke dalam ketan selama proses pemeraman selama dua hingga tiga hari di dalam wadah tertutup.
Saat ini, banyak pelaku UMKM di desa-desa wilayah Kaur yang mulai mengemas tapai dengan tampilan lebih modern untuk menarik minat pasar luas. Inovasi kemasan ini bertujuan agar produk lokal tersebut bisa bertahan lebih lama saat dibawa sebagai oleh-oleh perjalanan jauh.
Pemerintah Kabupaten Kaur melalui dinas terkait juga aktif memberikan pelatihan standarisasi produk bagi para pengrajin tapai lokal. Langkah ini diambil agar kualitas rasa dan kebersihan tetap terjaga sehingga mampu bersaing dengan produk kuliner dari daerah lain.
Selain dinikmati secara langsung, tapai ketan ini sering kali disajikan sebagai pendamping hidangan utama dalam berbagai acara adat dan pesta pernikahan. Kehadirannya seolah menjadi pelengkap wajib yang melambangkan kehangatan serta keramah-tamahan masyarakat Bumi Sease Seijean.
Dengan potensi yang besar, tapai khas Kaur diharapkan dapat menjadi penggerak ekonomi kreatif bagi warga di pesisir selatan Bengkulu. Wisatawan yang berkunjung kini tidak hanya menikmati keindahan pantai, tetapi juga membawa pulang manisnya tradisi dalam sebungkus tapai.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....