MAN Kaur Usulkan Rehabilitasi Ruangan Kelas saat Kunjungan Tim Kanwil Provinsi

  • 28 Apr 2026 16:35 WIB
  •  Bintuhan

RRI. CO. ID, Bintuhan - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kaur mengusulkan rehabilitasi terhadap delapan ruang kelas yang mengalami kerusakan dan dinilai tidak layak digunakan. Usulan tersebut disampaikan saat kunjungan tim dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu dalam rangka monitoring sarana dan prasarana (sarpras), Senin, 21 April 2026.

Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi fisik bangunan madrasah, khususnya ruang kelas yang mengalami kerusakan. Tim melakukan peninjauan menyeluruh guna memastikan tingkat kerusakan serta kebutuhan perbaikan yang diperlukan.

Tim Sarpras Bidang Pendidikan Madrasah yang hadir di antaranya Ketua Tim Sarpras Andras Yobi Saputra, S.T., M.M. bersama Ronny Fernando, S.H., M.H. Setibanya di lokasi, rombongan disambut oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala MAN Kaur, Suandi, S.Pd., didampingi Staf Tata Usaha, Esda Yulianto.

PLT Kepala MAN Kaur menjelaskan kegiatan diawali dengan pertemuan di ruang kepala madrasah untuk membahas kondisi bangunan serta rencana rehabilitasi ruang kelas. Dalam pemaparannya, Suandi menjelaskan bahwa dari total 12 ruang kelas yang dimiliki, sebanyak delapan ruang berada dalam kondisi rusak dan memprihatinkan.

“Dari total 12 ruang kelas, delapan di antaranya kondisinya memprihatinkan. Ada atap yang bocor, plafon jebol, serta lantai yang rusak sehingga sangat mengganggu proses kegiatan belajar mengajar, terutama saat musim hujan,” ucapnya.

Ia menambahkan bahwa kondisi tersebut menjadi alasan utama pihak madrasah mengusulkan perbaikan. Menurutnya, rehabilitasi ruang kelas sangat penting agar kegiatan pembelajaran dapat berlangsung dengan aman dan nyaman bagi siswa maupun tenaga pendidik.

Kami juga menyampaikan data teknis terkait tingkat kerusakan serta urgensi perbaikan ruang kelas. Data tersebut menjadi bahan pendukung dalam pengajuan usulan rehabilitasi kepada pihak terkait.

Usai pemaparan, tim Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu melakukan peninjauan langsung ke ruang kelas yang rusak untuk memastikan kondisi di lapangan. Peninjauan ini dilakukan guna mencocokkan data yang disampaikan dengan kondisi nyata di lokasi.

Dalam kesempatan tersebut, Ronny Fernando menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pemetaan kebutuhan sarana dan prasarana madrasah. “Monitoring ini kami lakukan untuk memperoleh data yang akurat sebagai dasar perencanaan dan pengusulan program perbaikan ke depan,” ujarnya.

"Kami juga menegaskan bahwa kondisi ruang kelas menjadi perhatian serius karena berkaitan langsung dengan kualitas proses belajar mengajar. Oleh karena itu, pihaknya akan mendorong agar usulan rehabilitasi dapat ditindaklanjuti sesuai dengan skala prioritas," ucapnya.

Kegiatan diakhiri dengan dokumentasi bersama antara pihak madrasah dan tim Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu. Melalui usulan yang disampaikan, MAN Kaur berharap adanya perhatian dan tindak lanjut dari pihak terkait guna meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di madrasah tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....