Kabupaten Kaur Terdampak Abu Letusan Anak Krakatau
- 06 Sep 2026 17:36 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bintuhan- Erupsi Gunung Anak Krakatau di Provinsi Lampung kini berdampak hingga ke Kabupaten Kaur, Bengkulu. Akibat sebaran abu vulkanik yang terbawa angin melintasi batas provinsi.
Partikel abu halus tersebut mulai menyelimuti wilayah permukiman warga dan memicu kekhawatiran terkait penurunan kualitas udara secara drastis. Paparan material vulkanik ini menyebabkan mata terasa perih dan memicu iritasi saat masyarakat beraktivitas di luar rumah.
Kondisi tersebut memaksa pengendara serta pejalan kaki untuk lebih waspada dan disarankan segera mengenakan kacamata pelindung. Seperti yang dirasakan Ulfa warga di Kecamatan Kaur Tengah.
Menurutnya, selain gangguan kesehatan, partikel debu halus yang bersifat abrasif ini juga mulai menempel tebal pada perabotan rumah yang berada di area terbuka. Warga terpaksa harus membersihkan perkarangan secara berkala agar tumpukan debu tidak semakin pekat dan mengotori lingkungan tempat tinggal.
"Ya kemarin kalau pakai motor mata terasa perih terpaksa kita tutup kaca helm atau pakai kacamata. Di lantai teras rumah juga debunya sudah kerasa sekali mulai menebal," ujarnya, 6 September 2026.
Pemerintah daerah Kabupaten Kaur sudah memberikan peringatan akan hal ini. Untuk mengantisipasi dampak yang lebih buruk, warga Kabupaten Kaur diimbau untuk mengurangi aktivitas luar ruangan yang tidak mendesak.
Membatasi mobilitas di luar rumah menjadi langkah preventif yang sangat penting demi menjaga kesehatan fisik selama masa hujan abu. Penggunaan masker pelindung standar medis sangat disarankan bagi setiap warga yang terpaksa keluar dari hunian mereka.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....