SMPN 31 Satap Kaur MoU Bersama KUA Tetap
- 24 Apr 2026 15:51 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bintuhan- Kementerian Agama (Kemenag) bersama instansi pendidikan terus meningkatkan penguatan penilaian agama di sekolah. Kolaborasi ini berfokus pada integrasi nilai moderasi, toleransi, dan pembudayaan sikap religius.
Seperti yang dilakukan oleh Kemenag Kaur melalui Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tetap melaksanakan MoU dengan SMPN 31 Satu Atap Kaur tentang penguatan nilai keagamaan di sekolah. Upaya ini mencakup monitoring implementasi, evaluasi kegiatan keagamaan, serta penanaman karakter inklusif guna mencetak generasi yang harmonis dan mencegah perundungan di lingkungan sekolah.
Kepala Sekolah SMPN 31 Satu Atap Kaur Ujang Alpian, S.Pd mengatakan, Dengan adanya kolaborasi ini diharapkan nilai-nilai keagamaan dan akhlak pada anak usia sekolah bisa terbentuk dengan baik. Program ini menekankan bahwa penilaian tidak hanya berdasarkan aspek kognitif (pengetahuan), tetapi juga pada penerapan perilaku keagamaan sehari-hari yang moderat.
Pada kegiatan penguatan nilai keagamaan ini dilakukan dengan melibatkan guru dan pengawas serta penyuluh keagamaan untuk memantau penerapan nilai-nilai toleransi, keberagaman, dan empati dalam pembelajaran agama. Ujang berharap, Pendekatan Sistematis untuk Keberhasilan beberapa langkah strategis yang didorong dalam penguatan penilaian yang meliputi pembudayaan religius untuk menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung praktik ibadah dan nilai-nilai keagamaan.
"Alhamdulillah kami bersama dengan pihak KUA Kecamatan Tetap telah melaksanakan MoU perihal penguatan nilai keagamaan dan akhlak di sekolah, semoga ini bisa membentuk karakter siswa kami menjadi lebih baik. Semoga dengan telah dilakukan MoU banyak program keagamaan yang akan kami laksanakan," ucapnya.
Ujang menambahkan, dengan adanya pendek tan moderasi dalam pembelajaran memastikan materi pembelajaran menekankan pemahaman bersama, menghargai keberagaman, dan menyeimbangkan praktik agama. Langkah ini diharapkan mampu menjawab tantangan pendidikan agama saat ini dan membangun sinergi antara kurikulum sekolah dengan nilai-nilai moderasi.
"Saat ini di sekolah kami kalau kegiatan masalah agama ini diantaranya rutin sholat Duha berjamaah, tadarusan serta tausiah ini sudah berlangsung. Ke depan mudah-mudahan ada program yang lebih update lagi supaya pembangunan karakter para peserta didik lebih mantap lagi," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....