Kurang tidur: Inilah Dampak Buruknya Bagi Kesehatan
- 27 Jan 2026 19:44 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bintuhan - Tidur merupakan salah cara dimana tubuh beristirahat setelah melakukan aktivitas harian. Meski setiap kelompok umur memiliki jam dan kebutuhan waktu tidur yang berbeda, namun tidur dengan waktu yang cukup dan ideal akan memberikan banyak manfaat, seperti kebugaran bagi tubuh saat melakukan aktivitas hingga menghindarkan dari berbagai penyakit. Namun sangat disayangkan, banyak diantara kita yang tidak bisa mendapatkan waktu tidur yang ideal akibat pekerjaan yang harus diselesaikan, hingga permasalahan tidur yang serius. Kebiasaan buruk menunda waktu tidur dan berbagai permasalahan tidur lainnya. Biasanya, ciri-ciri orang kurang tidur adalah menjadi mudah marah, sulit berkonsentrasi, badan lemas, hingga mengantuk sepanjang hari. Kondisi ini diakibatkan karena tubuh mengalami gangguan keseimbangan hormon hingga metabolisme yang bisa memengaruhi kesehatan secara keseluruhan.
Dirangkum dari berbagai sumber artikel inilah dampak negatif akibat kurang tidur bagi kesehatan jangka panjang bisa memicu berbagai penyakit, seperti:
1. Memengaruhi Cara Berpikir dan Belajar
Tidur sangat penting untuk proses berpikir dan belajar. Jika kurang tidur, hal ini akan mempengaruhi kemampuan otak dalam berbagai cara. Anda akan merasa sulit untuk fokus, tetap waspada, susah berkonsentrasi, berpikir secara logis, dan tidak bisa menyelesaikan masalah. Ini membuat belajar menjadi lebih sulit.
Kedua, saat kita tidur di malam hari, ada beberapa tahap tidur yang membantu menguatkan memori. Jika Anda tidak tidur cukup, kamu mungkin akan kesulitan mengingat apa yang telah kamu pelajari dan alami selama hari tersebut.
2. Mempercepat Tanda Penuaan pada Kulit
Banyak dari kita mungkin pernah merasakan dampak kurang tidur pada kulit, seperti kulit pucat dan kantung mata yang bengkak. Namun, ternyata kurang tidur juga bisa mempercepat proses penuaan pada kulit.
Saat kita tidak mendapatkan tidur yang cukup, tubuh melepaskan lebih banyak hormon stres disebut kortisol. Kortisol ini, dalam jumlah yang berlebihan, dapat merusak kolagen, yaitu protein yang membuat kulit tetap halus dan elastis.
Selain itu, kurang tidur juga dapat mengganggu produksi hormon pertumbuhan manusia. Hormon ini tidak hanya membantu pertumbuhan pada masa muda, tetapi juga berperan dalam menjaga kekuatan kulit, ketebalan, dan elastisitasnya seiring bertambahnya usia.
3. Berat Badan Naik
Bahaya kurang tidur dapat memengaruhi regulasi hormon yang berperan dalam mengontrol nafsu makan dan metabolisme tubuh. Saat Anda kurang tidur, tubuh Anda cenderung meningkatkan produksi hormon ghrelin yang merangsang nafsu makan, dan menurunkan produksi hormon leptin yang membantu merasa kenyang.
Akibatnya, Anda mungkin merasa lebih lapar dan cenderung mengonsumsi lebih banyak kalori, terutama dari makanan tinggi lemak dan karbohidrat.
Selain itu, kurang tidur juga dapat mengganggu metabolisme gula darah dan insulin, yang dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah dan penumpukan lemak dalam tubuh, yang pada akhirnya dapat menyebabkan peningkatan berat badan dan risiko obesitas.
4. Mudah Sakit dan Memicu Kanker
Efek negatif dari kurang tidur dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh yang membuat tubuh lebih rentan terhadap infeksi dan penyakit. Saat Anda tidur, tubuh Anda memproduksi protein-protein penting yang disebut sitokin yang berperan dalam melawan infeksi dan peradangan.
Kurang tidur dapat mengganggu produksi sitokin ini, meningkatkan risiko terkena infeksi, serta memperburuk kondisi yang sudah ada.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....