Macam-Macam Rujak di Indonesia yang Harus Kamu Coba

  • 28 Mei 2026 09:47 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bintuhan- Indonesia dianugerahi dengan bentangan alamnya yang mempesona, banyak wisata berbasis alam yang terkenal di Indonesia. Tapi tahukah kamu Indonesia juga punya ragam kuliner lezat yang wajib kamu coba, kali ini kita akan membahas salah satu kuliner khas Indonesia yaitu rujak atau biasa disebut salad tradisional asli Indonesia.

Makanan tradisional ini tidak hanya sekadar campuran buah atau sayuran dengan bumbu, tetapi juga merepresentasikan keunikan budaya dari berbagai daerah di Nusantara. Setiap jenis rujak memiliki ciri khas tersendiri, mulai dari bahan utama, racikan saus, hingga cara penyajiannya. Dari rujak buah yang segar dan manis pedas, hingga rujak cingur yang kaya rasa gurih, keberagaman rujak di Indonesia menjadi bukti betapa kreatif dan kayanya tradisi kuliner bangsa kita.

Saking populernya kuliner ini, Indonesia memiliki satu agenda tahunan yang masuk dalam Karisma Event Nusantara dari Kementerian Pariwisata yaitu Festival Rujak Ulek. Setiap tahun, festival ini menampilkan tema kreatif, kompetisi kreasi rujak, kostum terbaik, dan penampilan meriah. Festival Rujak Ulek telah berlangsung sejak tahun 2004, dan pada tahun 2026 ini, Festival Rujak Uleg hadir dengan tema Rujak Pestaphoria untuk menyambut Piala Dunia, menghadirkan nuansa pesta bola dunia dan warna-warni budaya.

Penasaran dengan berbagai jenis rujak yang ada di Indonesia? Yuk kita simak beberapa jenis rujak berikut yang di kutip dari laman Kementerian Pariwisata

Rujak Buah

Rujak buah adalah jenis yang paling umum ditemukan di berbagai daerah di Indonesia. Hidangan ini terdiri dari potongan buah segar seperti mangga muda, nanas, jambu, kedondong, dan mentimun, yang disajikan dengan bumbu kacang, gula merah, cabai, dan asam. Rasanya dominan manis, asam, dan pedas.

Rujak Cingur

Rujak cingur adalah salah satu makanan khas dari Surabaya, Indonesia, yang terkenal karena perpaduan rasa unik antara gurih, manis, asam, dan sedikit pedas. Kata “cingur” sendiri dalam bahasa Jawa berarti hidung atau moncong sapi, yang menjadi bahan utama sekaligus ciri khas hidangan ini.

Rujak cingur biasanya terdiri dari campuran irisan buah dan sayuran seperti mentimun, bengkuang, nanas, tauge, kangkung, serta tambahan lontong, tahu, tempe, dan tentu saja potongan cingur yang telah direbus hingga empuk. Semua bahan tersebut kemudian disiram dengan bumbu khas yang terbuat dari petis (pasta udang hitam), kacang tanah, gula merah, cabai, dan air asam, lalu diulek hingga menghasilkan saus kental berwarna gelap.

Rujak U Groh

Rujak u groh adalah salah satu makanan tradisional khas dari Aceh, Indonesia, yang memiliki cita rasa unik dan berbeda dari kebanyakan rujak di daerah lain. Dalam bahasa Aceh, “u” berarti kelapa dan “groh” berarti muda, sehingga rujak u groh secara harfiah berarti rujak kelapa muda. Bahan utamanya adalah serutan kelapa muda yang masih lembut, kemudian dicampur dengan berbagai bumbu khas seperti cabai, gula, garam, dan terkadang ditambahkan asam atau perasan jeruk untuk memberikan rasa segar.

Tidak seperti rujak buah pada umumnya, rujak u groh tidak menggunakan bumbu kacang. Rasanya lebih sederhana namun khas, yaitu perpaduan gurih dari kelapa, pedas dari cabai, serta sedikit manis dan asam. Teksturnya juga lembut dan sedikit berair karena kelapa muda.

Rujak Juhi

Rujak juhi adalah salah satu jenis rujak khas dari Jakarta, Indonesia, yang memiliki ciri khas penggunaan “juhi” sebagai bahan utamanya. Juhi sendiri adalah cumi-cumi yang telah dikeringkan, kemudian direndam dan diolah kembali hingga empuk.

Rujak juhi biasanya terdiri dari campuran bihun, kentang rebus, kol, selada, dan mentimun, yang kemudian diberi potongan juhi. Semua bahan tersebut disiram dengan bumbu kacang yang kental, ditambah cuka atau air asam untuk memberikan rasa segar.

Cita rasa rujak juhi cukup unik karena memadukan gurihnya seafood dari juhi dengan manis dan sedikit asam dari saus kacang. Teksturnya juga beragam—mulai dari kenyalnya bihun, renyahnya sayuran, hingga rasa khasnya juhi.

Rujak Mie

Rujak mie adalah salah satu variasi rujak khas dari Palembang, Indonesia, yang memiliki keunikan karena menggabungkan mie dengan cita rasa rujak yang segar dan gurih.

Berbeda dari rujak pada umumnya yang menggunakan buah sebagai bahan utama, rujak mie justru memakai campuran mie kuning dan bihun sebagai dasar. Hidangan ini biasanya dilengkapi dengan irisan timun, tahu, dan kadang ditambahkan pempek atau kerupuk sebagai pelengkap.

Ciri khas utama rujak mie terletak pada sausnya, yang merupakan perpaduan antara kuah cuko (saus khas pempek yang asam-manis-pedas) dengan bumbu kacang. Kombinasi ini menghasilkan rasa yang kompleks: gurih dari kacang, asam segar dari cuko, serta sedikit pedas yang menggugah selera.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....