Ahli Gizi IPB Luruskan Mitos Durian Mengandung Kolesterol

  • 30 Sep 2026 08:56 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bengkulu - Sensasi manis dan aroma tajam buah durian kerap dibayang-bayangi oleh anggapan masyarakat mengenai bahaya kolesterol tinggi. Namun, ahli gizi dari Institut Pertanian Bogor menegaskan bahwa anggapan tersebut merupakan mitos yang tidak berdasar ilmiah.

Secara biologis, senyawa kolesterol hanya diproduksi oleh jaringan tubuh manusia serta hewan. Oleh karena itu, seluruh bahan pangan nabati termasuk durian secara alami sama sekali bebas dari kandungan kolesterol.

Pakar nutrisi IPB menjelaskan bahwa durian justru kaya akan lemak tak jenuh tunggal yang baik untuk kesehatan organ jantung. Jenis lemak sehat ini berperan aktif dalam membantu menurunkan kadar kolesterol jahat di dalam darah.

Selain bebas kolesterol, buah berjuluk raja buah ini juga mengandung beragam zat gizi penting seperti serat, kalium, dan vitamin C. Kandungan serat yang tinggi dalam durian berfungsi efektif untuk membatasi penyerapan lemak pada saluran pencernaan.

Kendati memiliki manfaat nutrisi yang melimpah, konsumsi durian tetap harus dibatasi dan tidak boleh dilakukan secara berlebihan. Hal ini disebabkan oleh tingginya kadar kalori serta gula alami yang dapat memicu lonjakan energi secara drastis.

Asupan kalori berlebih dari durian yang tidak diimbangi dengan aktivitas fisik berpotensi diubah oleh tubuh menjadi lemak simpanan. Penumpukan lemak tubuh inilah yang pada akhirnya dapat memicu gangguan metabolisme jika dikonsumsi tanpa kontrol.

Masyarakat diimbau untuk tidak ragu menikmati durian selama porsinya tetap dijaga dalam batas wajar. Mengombinasikan konsumsi buah dengan pola hidup aktif dan gizi seimbang menjadi kunci utama untuk menjaga kesehatan tubuh.

Edukasi berbasis bukti ilmiah ini diharapkan mampu meluruskan kesalahpahaman publik terkait kandungan gizi pada durian. Dengan pemahaman yang benar, masyarakat dapat menikmati kelezatan buah lokal ini tanpa kekhawatiran berlebihan.

Sumber

  • Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia (Fema) IPB University
  • Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....