Terlalu Banyak Makan Daging Merah Bisa Sebabkan Kanker Payudara, Mitos atau Fakta?

  • 29 Agt 2026 19:59 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bengkulu - Isu mengenai hubungan antara konsumsi daging merah berlebih dan peningkatan risiko kanker payudara hingga kini masih memicu perdebatan di masyarakat. Banyak orang menganggap kaitan tersebut hanyalah mitos semata, padahal bukti ilmiah terkait risikonya sudah semakin banyak ditemukan.

Bukti Ilmiah Menyatakan Fakta

Berdasarkan berbagai hasil penelitian kesehatan global, klaim bahwa konsumsi daging merah secara berlebihan dapat memicu kanker payudara adalah fakta.Riset dari Harvard T.H.Chan School of Public Health menunjukkan bahwa wanita yang mengonsumsi daging merah melebihi porsi harian memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker payudara.

Penelitian yang dipublikasikan dalam International Journal of Cancer juga mengonfirmasi bahwa konsumsi tinggi daging merah berkaitan erat dengan peningkatan risiko kanker payudara. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melalui IARC bahkan telah mengategorikan daging merah sebagai bahan pangan yang berpotensi karsinogenik bagi manusia (Grup 2A).

Mekanisme Pemicu Sel Kanker

Proses pengolahan dan pematangan daging merah pada suhu tinggi dapat membentuk senyawa kimia berbahaya seperti heterocyclic amines (HCA). Senyawa karsinogenik ini memiliki sifat mutagenik yang mampu merusak rantai DNA dan merangsang pertumbuhan sel kanker pada jaringan payudara.

Selain senyawa hasil pembakaran, tingginya kandungan lemak jenuh pada daging merah dapat meningkatkan kadar hormon estrogen di dalam tubuh. Lonjakan hormon estrogen yang berlangsung terus-menerus menjadi salah satu pemicu utama terbentuknya tumor ganas tipe reseptor hormon positif.

Batas Aman Konsumsi Daging

Meskipun berisiko, para ahli medis menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu menghentikan konsumsi daging merah secara total. Daging merah tetap memiliki kandungan nutrisi penting seperti zat besi dan protein yang dibutuhkan oleh tubuh manusia.

Lembaga World Cancer Research Fund (WCRF) menyarankan masyarakat untuk membatasi konsumsi daging merah maksimal 350 hingga 500 gram per minggu. Pembatasan jumlah porsi ini dinilai efektif untuk menekan risiko penyakit kronis tanpa mengorbankan gizi harian.

Pola Makan Sehat Sebagai Pencegahan

Sebagai langkah pencegahan, masyarakat dianjurkan untuk memperbanyak variasi protein sehat seperti daging unggas, ikan, dan kacang-kacangan. Mengganti sebagian porsi daging merah dengan daging unggas terbukti dapat menurunkan risiko kanker payudara secara signifikan.

Sumber

  • World Health Organization (WHO) / International Agency for Research on Cancer (IARC)
  • National Institute of Environmental Health Sciences (NIEHS / Sister Study, International Journal of Cancer)
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....