Mata Panda Bukan Sekadar Kurang Tidur: Kenali Penyebab dan Solusi Efektifnya

  • 31 Agt 2026 05:58 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bengkulu - Bayangan gelap di bawah mata atau yang sering disebut mata panda kerap dianggap sebagai dampak langsung dari kurang tidur. Padahal, kondisi kulit di area mata sangat tipis sehingga berbagai perubahan fisik internal dapat memicu munculnya warna kehitaman tersebut secara cepat.

Faktor genetika memainkan peran besar dalam pembentukan hiperpigmentasi di area sekitar kelopak mata bawah. Selain faktor keturunan, proses penuaan alami juga memicu penipisan jaringan lemak serta kolagen sehingga pembuluh darah di bawah mata terlihat lebih jelas.

Pengaruh Gaya Hidup dan Lingkungan

Paparan sinar matahari berlebihan tanpa perlindungan dapat merangsang produksi melanin berlebih pada area kulit sekitar mata. Selain itu, kebiasaan menatap layar digital dalam jangka waktu lama memicu ketegangan otot mata yang menyebabkan pelebaran pembuluh darah.

Dehidrasi berat dan konsumsi garam berlebihan turut memperburuk penampilan lingkaran hitam karena memicu penumpukan cairan. Masalah alergi yang sering disertai kebiasaan mengucek mata juga dapat merusak pembuluh darah kecil di permukaan kulit.

Langkah Penanganan Mandiri di Rumah

Kompres dingin menggunakan kantong teh celup bekas atau kain basah dapat membantu meredakan pembengkakan dan menyempitkan pembuluh darah yang membesar. Penggunaan pelembap yang mengandung bahan seperti asam hialuronat dan kafein sangat dianjurkan untuk menjaga hidrasi kulit area mata.

Memperbaiki kualitas tidur dengan menjaga waktu istirahat 7 hingga 9 jam setiap malam tetap menjadi fondasi penting pemulihan jaringan kulit. Penggunaan tabir surya secara rutin di sekitar area wajah juga efektif mencegah hiperpigmentasi yang memburuk akibat paparan radiasi ultraviolet.

Opsi Perawatan Medis dan Pencegahan

Jika lingkaran hitam tak kunjung membaik dengan perawatan mandiri, konsultasi dengan dokter spesialis kulit dapat menjadi langkah selanjutnya. Prosedur medis seperti terapi laser, chemical peeling, atau penyuntikan dermal filler kerap menjadi solusi medis untuk kasus yang lebih berat.

Memahami penyebab mendasar dari mata panda akan membantu menentukan langkah penanganan yang tepat dan efisien. Pola hidup sehat yang seimbang serta perawatan kulit secara konsisten merupakan kunci utama dalam menjaga area mata tetap segar.

Sumber

  • American Academy of Dermatology (AAD) – Dark Circles Under Eyes: Causes and Treatments
  • Harvard Health Publishing – Uncovering the Root Causes of Dark Eye Circles
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....