Kebiasaan Minum Air Dingin, Segar tapi Perlu Tahu Dampaknya

  • 10 Apr 2026 19:03 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID,B Bengkulu - Minum air dingin, apalagi saat cuaca panas atau setelah beraktivitas, memang terasa sangat menyegarkan. Sensasi dinginnya bisa langsung menghilangkan rasa haus dan membuat tubuh terasa lebih segar. Tak heran, banyak orang menjadikan air dingin sebagai pilihan utama sehari-hari. Namun, apakah kebiasaan ini sepenuhnya aman bagi kesehatan?

Secara umum, minum air dingin sebenarnya tidak berbahaya bagi tubuh yang sehat. Tubuh memiliki kemampuan untuk menyesuaikan suhu cairan yang masuk agar sesuai dengan suhu internal. Namun, pada kondisi tertentu, air dingin bisa menimbulkan efek kurang nyaman, seperti sakit tenggorokan atau sensasi ngilu pada gigi, terutama bagi mereka yang memiliki gigi sensitif.

Bagi sebagian orang, minum air dingin juga dapat memicu gangguan pencernaan ringan. Air yang terlalu dingin bisa memperlambat proses pencernaan sementara, karena tubuh perlu menyesuaikan suhu terlebih dahulu. Pada penderita Gastroesophageal Reflux Disease, air dingin terkadang dapat memperparah gejala seperti rasa tidak nyaman di dada atau perut kembung, meskipun efeknya bisa berbeda pada tiap individu.

Ada juga anggapan bahwa air dingin bisa menyebabkan penumpukan lemak. Faktanya, hal ini tidak sepenuhnya benar. Justru, tubuh akan membakar sedikit energi untuk menyesuaikan suhu air dingin menjadi suhu tubuh. Jadi, minum air dingin tidak secara langsung menyebabkan kenaikan berat badan, selama pola makan tetap terjaga.

Meski begitu, ada waktu-waktu tertentu di mana sebaiknya kamu menghindari air yang terlalu dingin, misalnya saat sedang flu, batuk, atau radang tenggorokan. Air dingin bisa membuat tenggorokan terasa semakin tidak nyaman. Sebagai gantinya, air hangat lebih dianjurkan karena memberikan efek menenangkan.

Kesimpulannya, minum air dingin boleh saja dan aman bagi kebanyakan orang, selama tidak berlebihan dan disesuaikan dengan kondisi tubuh. Mendengarkan respons tubuh adalah kunci utama. Jika terasa nyaman, silakan dilanjutkan. Namun jika muncul keluhan, tidak ada salahnya beralih ke air suhu normal atau hangat demi menjaga kesehatan tubuh tetap optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....