Damkar Kaur Imbau Masyarakat Waspadai Kebakaran Lahan saat Musim Kemarau
- 14 Agt 2026 16:53 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bintuhan - Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kaur mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan dan hutan selama musim kemarau. Kondisi cuaca kering yang berlangsung cukup panjang menyebabkan rerumputan mudah mengering dan meningkatkan risiko terjadinya kebakaran.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Kaur, Apen Ardiansyah, S.P., mengatakan satu percikan api saja dapat memicu kebakaran yang sulit dikendalikan apabila mengenai lahan kering. Karena itu, masyarakat diminta lebih berhati-hati dalam menggunakan api di lingkungan terbuka.
"Musim kemarau yang panjang membuat rerumputan mengering, hutan menjadi lebih rentan, dan satu percikan api saja dapat berubah menjadi bencana. Karena itu, masyarakat harus lebih peduli dan waspada terhadap potensi kebakaran," ujarnya.
Ia mengingatkan masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta tidak membuang puntung rokok sembarangan. Selain itu, warga yang melakukan pembakaran sampah diminta memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi.
Menurut Apen, upaya pencegahan menjadi langkah paling efektif dalam mengurangi risiko kebakaran. Sebab, memadamkan api yang sudah terlanjur membesar membutuhkan waktu, tenaga, dan sumber daya yang tidak sedikit.
"Api yang kita jaga hari ini adalah keselamatan yang kita wariskan untuk esok hari. Mencegah kebakaran jauh lebih mudah daripada memadamkannya," katanya.
Damkar Kabupaten Kaur juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran di lingkungan sekitar. Langkah cepat dalam pelaporan dinilai dapat membantu mencegah meluasnya kebakaran dan mengurangi potensi kerugian.
Pihak Damkar berharap seluruh elemen masyarakat dapat berperan aktif menjaga lingkungan selama musim kemarau. Dengan meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian bersama, risiko kebakaran lahan dan hutan di Kabupaten Kaur dapat diminimalkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....