Dari Hobi Menjadi Penghasilan, Kisah Sukses Petani Hidroponik

  • 08 Jun 2026 10:06 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bintuhan : Berkebun kini tidak lagi sekadar menjadi hobi untuk mengisi waktu luang. Melalui metode hidroponik, banyak masyarakat mulai merasakan manfaat ekonomi dari aktivitas menanam sayuran di rumah.

Hidroponik merupakan teknik bercocok tanam tanpa menggunakan tanah. Sistem ini memanfaatkan air yang telah dicampur nutrisi untuk mendukung pertumbuhan tanaman.

Awalnya, banyak pelaku hidroponik menanam sayuran untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Namun, hasil panen yang melimpah mendorong mereka menjual sebagian produk kepada tetangga dan kerabat.

Seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap pola hidup sehat, permintaan sayuran hidroponik pun terus bertambah. Kondisi ini membuka peluang usaha yang menjanjikan bagi para petani hidroponik.

Salah seorang petani hidroponik di Kabupaten Kaur, Zainap (30), mengaku awalnya hanya mencoba menanam beberapa batang selada di pekarangan rumah. Ia tertarik setelah melihat banyak informasi mengenai hidroponik di media sosial.

"Awalnya saya hanya ingin menyediakan sayuran segar untuk keluarga. Ternyata hasil panennya cukup banyak dan mulai diminati tetangga," ujarnya.

Jenis sayuran yang banyak dibudidayakan antara lain selada, pakcoy, kangkung, bayam, dan sawi. Tanaman tersebut relatif mudah dirawat serta memiliki masa panen yang cukup singkat.

Selain kualitas yang baik, sayuran hidroponik juga dikenal lebih bersih. Hal ini menjadi salah satu alasan banyak konsumen memilih produk hidroponik untuk kebutuhan sehari-hari.

Menurut Inap, konsumen umumnya menyukai sayuran hidroponik karena tampilannya lebih segar dan bersih.

"Banyak pelanggan mengatakan mereka lebih nyaman mengonsumsi sayuran hidroponik karena proses pencuciannya lebih mudah," katanya.

Modal usaha hidroponik dapat disesuaikan dengan kemampuan masing-masing. Banyak petani memulai dari skala kecil menggunakan pekarangan rumah atau teras yang terbatas.

Pemasaran produk kini juga semakin mudah dilakukan. Media sosial dan layanan pesan antar membantu petani menjangkau lebih banyak pelanggan.

"Sekarang pemasaran lebih mudah. Saya cukup mengunggah hasil panen ke media sosial, lalu pelanggan langsung memesan," ucapnya.

Tak sedikit pelaku hidroponik yang berhasil menjadikan hobinya sebagai sumber pendapatan tambahan. Bahkan, beberapa di antaranya mampu mengembangkan usaha hingga memasok pasar harian, hingga rumah makan.

Budi menilai hidroponik memiliki prospek yang cukup baik karena kebutuhan masyarakat terhadap sayuran segar terus meningkat.

"Yang penting telaten dan konsisten merawat tanaman. Jika dikelola dengan baik, hidroponik bisa menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan," tuturnya.

Kisah tersebut menunjukkan bahwa keterbatasan lahan bukan penghalang untuk bertani. Dengan kreativitas dan ketekunan, hobi berkebun dapat berkembang menjadi usaha yang memberikan nilai ekonomi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....