Cara Merebus Jengkol agar Tidak Menimbulkan Bau Menyengat saat Buang Air Kecil
- 24 Mei 2026 17:40 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bintuhan - Jengkol menjadi salah satu makanan favorit banyak masyarakat karena cita rasanya yang khas. Namun, sebagian orang kerap menghindarinya karena efek bau menyengat yang muncul setelah mengonsumsinya.
Bau tersebut biasanya muncul saat buang air kecil. Kondisi ini disebabkan kandungan senyawa alami dalam jengkol yang dikeluarkan tubuh melalui urine.
Meski begitu, ada beberapa cara sederhana untuk mengurangi efek tersebut. Salah satunya melalui teknik merebus dan mengolah jengkol dengan benar sebelum dikonsumsi.
Langkah pertama adalah merendam jengkol dalam air bersih selama semalaman. Air rendaman sebaiknya diganti beberapa kali agar zat penyebab bau berkurang.
Setelah itu, rebus jengkol dengan menambahkan daun salam dan serai. Bahan alami ini membantu mengurangi aroma tajam pada jengkol.
Sebagian masyarakat juga menambahkan sedikit bubuk kopi saat merebus. Cara ini dipercaya mampu membantu menyerap bau khas jengkol.
Agar hasil lebih maksimal, jengkol sebaiknya direbus dua kali dengan mengganti air rebusan. Teknik ini membantu mengurangi kadar senyawa yang memicu aroma menyengat.
Selain itu, menambahkan daun jambu biji saat perebusan juga sering dilakukan. Cara tradisional ini dinilai cukup efektif mengurangi bau.
Setelah mengonsumsi jengkol, masyarakat disarankan memperbanyak minum air putih. Cairan cukup membantu tubuh membuang sisa senyawa lebih cepat.
| Baca juga: Kiat Mengolah Kulit Sapi agar Gampang Empuk |
Meski telah diolah dengan baik, konsumsi jengkol sebaiknya tetap dibatasi. Mengonsumsi secara berlebihan dapat meningkatkan risiko bau menyengat dan gangguan kesehatan tertentu.
Dengan pengolahan yang tepat, jengkol tetap bisa dinikmati tanpa rasa khawatir berlebihan. Cara sederhana ini dapat membantu mengurangi bau tidak sedap setelah mengonsumsinya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....