Jangan Sepelekan: Dampak Buruk Kebiasaan Menahan Buang Air Kecil bagi Kesehatan

  • 17 Apr 2026 22:12 WIB
  •  Bintuhan

RRI,CO.ID, Bengkulu - Menahan buang air kecil (pipis) mungkin terdengar sepele dan sering dianggap hal biasa, apalagi saat sedang sibuk atau berada di tempat yang tidak memungkinkan. Namun, kebiasaan ini ternyata bisa berdampak buruk bagi kesehatan jika dilakukan berulang kali. Dalam dunia medis, kebiasaan menahan pipis berkaitan erat dengan kesehatan saluran kemih dan fungsi kandung kemih.

Menurut Mayo Clinic, kandung kemih normalnya mampu menampung urin dalam jumlah tertentu sebelum akhirnya memberi sinyal ke otak untuk segera dikosongkan. Jika sinyal ini terus diabaikan, kandung kemih bisa meregang lebih dari kapasitas idealnya. Kondisi ini dapat menyebabkan penurunan sensitivitas saraf, sehingga seseorang jadi kurang peka terhadap rasa ingin buang air kecil.

Selain itu, menahan pipis juga dapat meningkatkan risiko infeksi saluran kemih atau Infeksi Saluran Kemih (ISK). Bakteri yang seharusnya dikeluarkan bersama urin justru tertahan lebih lama di dalam saluran kemih, sehingga berkembang biak. Cleveland Clinic menyebutkan bahwa kebiasaan ini bisa memperbesar peluang terjadinya infeksi, terutama pada perempuan yang secara anatomi lebih rentan.

Tak hanya itu, kebiasaan menahan pipis dalam jangka panjang juga bisa memicu terbentuknya batu kandung kemih. Hal ini terjadi karena urin yang terlalu lama mengendap dapat menyebabkan mineral mengkristal. Menurut National Health Service (NHS), penumpukan mineral tersebut lama-kelamaan dapat membentuk batu yang menimbulkan rasa nyeri dan gangguan saat buang air kecil.

Dampak lain yang sering tidak disadari adalah melemahnya otot kandung kemih. Ketika kandung kemih terus dipaksa menahan volume urin yang besar, ototnya bisa kehilangan kekuatan dan elastisitas. Akibatnya, seseorang bisa mengalami kesulitan mengosongkan kandung kemih secara tuntas atau bahkan mengalami kebocoran urin di kemudian hari.

Agar terhindar dari berbagai risiko tersebut, penting untuk membiasakan diri buang air kecil secara teratur dan tidak menunda-nunda. Mendengarkan sinyal tubuh adalah langkah sederhana namun efektif untuk menjaga kesehatan saluran kemih. Jika sering mengalami kesulitan menahan atau justru terlalu sering ingin buang air kecil, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga medis untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....