Bisakah Santan Gantikan Susu sebagai Campuran Kopi?
- 30 Jul 2025 21:08 WIB
- Biak
KBRN, Biak: Tren konsumsi nabati memang tengah naik. Bukan hanya disebabkan oleh semakin banyaknya orang yang mengalami intoleransi laktosa, tetapi juga karena meningkatnya kesadaran terhadap dampak lingkungan yang dihasilkan dari industri susu sapi.
Sebab, sektor peternakan menyumbang sekitar 14,5% dari total emisi gas rumah kaca global, dan produksi susu menyumbang sekitar 20% dari total tersebut.
Oleh karena itu, sebuah penelitian yang dimuat dalam MDPI Behavioral Sciences menunjukkan bahwa konsumen mulai mencari alternatif susu yang tidak hanya sehat, tapi juga ramah lingkungan.
Kini, banyak masyarakat yang mulai beralih mengonsumsi susu nabati, seperti susu gandum (oat milk). Selain itu, santan juga masuk sebagai salah satu kandidat kuat di antara oat milk, almond milk, dan soy milk.
Santan dengan tekstur dan aromanya yang khas digunakan sebagai salah satu cara baru menikmati segelas kopi.
Santan memiliki kandungan kalori yang cukup tinggi dibanding susu. Kalori dalam santan akan membuat kopi terasa lebih creamy. Akan tetapi, lemak dalam santan juga berpotensi membuat kopi terasa lebih berat dan berminyak.
Salah satu kelemahan santan yang digunakan sebagai alternatif susu adalah santan cenderung rendah protein, sangat berbeda dari susu sapi yang kaya kalsium dan protein hewani. Akibatnya, santan cenderung kurang stabil jika digunakan untuk pembuatan foam.
Hal ini diungkapkan dalam penelitian yang menyebut bahwa santan memang memberikan karakter tropis dan kekayaan tekstur yang unik, tetapi juga memiliki kelemahan dalam hal kemampuan berbusa dan kestabilan foam.
Hal ini disebabkan kurangnya kandungan protein dan tingginya lemak jenuh pada santan.
Susu dan santan jelas berbeda, terutama dalam hal kestabilan busa dan kandungan gizinya yang berbeda dari susu sapi. Akan tetapi, santan tetap menawarkan karakter rasa yang unik dan eksotis. Oleh karena itu, santan dapat digunakan sebagai alternatif susu sebagai campuran pada segelas kopi.