Menumbuhkan Iman Remaja lewat Pesantren Ramadan di Biak

  • 22 Feb 2026 16:12 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak – Suasana pagi di Masjid Agung Baiturrahman Biak tampak berbeda, Sabtu21 Februari 2026.Ratusan siswa-siswi Muslim tingkat SMP dari berbagai sekolah di Kabupaten Biak Numfor memadati halaman dan ruang utama masjid. Dengan busana muslim rapi dan wajah penuh semangat, lebih dari 200 pelajar itu mengikuti Pesantren Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat SMP ini menjadi momentum awal yang sarat makna dalam menyambut bulan suci. Bukan sekadar berkumpul, tetapi belajar, memperdalam pemahaman agama, serta mempererat ukhuwah di antara para remaja Muslim.

Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Kasi Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama Kabupaten Biak Numfor, Ustadz Mansur Laha, S.Ag. Dalam sambutannya, ia mengingatkan pentingnya ilmu sebagai fondasi dalam beribadah.

“Kita bersyukur kepada Allah SWT pada pagi ini. Mudah-mudahan kehadiran kita mengikuti kegiatan Pesantren Ramadan ini mendapat manfaat, mendapat ilmu, mendapat silaturahim, dan mendapat pahala,” ujarnya di hadapan para peserta.

Ia menegaskan, puasa dan ibadah lainnya harus dilandasi pemahaman yang benar agar tidak kehilangan makna. Menurutnya, ibadah tanpa ilmu berpotensi sia-sia. Karena itu, Pesantren Ramadan diharapkan memberi hasil nyata bagi para siswa.

“Saya berharap kegiatan ini bukan hanya sekadar kumpul, bukan hanya sekadar temu, tetapi harus ada outputnya, harus ada hasilnya,” tegasnya.

Semangat serupa disampaikan Ketua MGMP PAI SMP Kabupaten Biak Numfor, Sobirul Istiqom. Tahun ini, Pesantren Ramadan mengangkat tema “Kebahagiaan dan Keceriaan dalam Menyambut Bulan Suci Ramadan.”

Baginya, kebahagiaan seorang remaja tidak hanya datang dari hal-hal duniawi, tetapi juga dari lingkungan yang baik dan mengajak pada kebaikan. Ia berharap kegiatan ini mampu menjadi ruang tumbuhnya iman dan karakter.

“Salah satu kunci kebahagiaan manusia adalah ketika dapat bertemu dengan lingkungan pergaulan yang baik yang mengajak kepada kebaikan dan ketakwaan,” ujarnya.

Selama dua hari pelaksanaan, para peserta mengikuti berbagai kegiatan pembinaan. Mulai dari pembelajaran materi keislaman, hafalan surat-surat pendek, pelaksanaan shalat dhuha berjamaah, hingga motivasi keagamaan yang disampaikan para pemateri.

Ketua Panitia, Saifudin, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk membangun semangat berpuasa yang sungguh-sungguh di kalangan pelajar SMP se-Kabupaten Biak Numfor.

“Tujuan diadakannya Pesantren Ramadan adalah untuk memberikan motivasi dan semangat kepada siswa-siswi agar melaksanakan puasa dengan penuh kesungguhan dan semangat, sehingga ke depan mereka dapat istiqamah dalam beribadah,” jelasnya.

Selain menghadirkan guru-guru PAI yang tergabung dalam MGMP sebagai pemateri internal, panitia juga mengundang pemateri eksternal, termasuk Kasi Pendis Kemenag Biak Numfor dan ustadz H. Husban Abady, untuk memperkaya wawasan keagamaan peserta.

Di sela kegiatan, terlihat para siswa saling berkenalan, berbagi cerita, dan saling menyemangati. Bagi sebagian dari mereka, ini bukan hanya tentang belajar agama, tetapi juga tentang menemukan komunitas yang menguatkan.

Pesantren Ramadan ini diharapkan tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi benar-benar menjadi wadah pembinaan karakter dan spiritual generasi muda Muslim di Kabupaten Biak Numfor. Di tengah tantangan zaman, langkah kecil dari halaman masjid itu menjadi harapan besar bagi masa depan yang lebih beriman dan berakhlak.

Rekomendasi Berita