Fenomena "War Takjil" Ramaikan Momen Ramadhan
- 20 Feb 2026 05:55 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak – Suasana jelang berbuka puasa di berbagai sudut kota kembali diramaikan dengan fenomena yang populer disebut “war takjil”. Istilah ini menggambarkan momen ketika warga berburu aneka hidangan berbuka dalam waktu singkat, bahkan rela antre panjang demi mendapatkan menu favorit.
Menu Favorit Cepat Ludes
Beberapa menu seperti risoles, pastel, dan es campur menjadi primadona. Bahkan, sejumlah pedagang mengaku dagangannya habis dalam waktu kurang dari dua jam.
Viral di Media Sosial
Istilah “war takjil” sendiri semakin populer setelah banyak warganet membagikan pengalaman berburu makanan berbuka melalui video singkat di media sosial. Unggahan antrean panjang dan momen lucu saat kehabisan menu favorit kerap menarik perhatian dan memicu tren serupa di daerah lain.
Pengamat sosial menilai fenomena ini bukan sekadar soal membeli makanan, tetapi juga bagian dari tradisi Ramadan yang mempererat interaksi sosial antara pedagang dan pembeli.
Berkah bagi UMKM
Di balik ramainya “war takjil”, tersimpan berkah bagi pelaku usaha kecil dan pedagang musiman. Ramadan menjadi momentum meningkatkan pendapatan sekaligus memperkenalkan produk baru kepada pelanggan.
Meski demikian, warga diimbau tetap tertib saat mengantre dan menjaga kebersihan lingkungan agar suasana Ramadan tetap nyaman dan kondusif.
Fenomena “war takjil” pun menjadi warna tersendiri setiap bulan suci, menghadirkan keceriaan sekaligus peluang ekonomi bagi masyarakat.