Disperindag Latih 25 OAP, Olah Pangan Berbahan Ikan
- 04 Nov 2025 11:04 WIB
- Biak
KBRN, Biak : Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, melalu Dinas perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), lakukan pelatihan pengolahan Pangan berbahan baku Ikan, kepada 25 peserta Orang Asli Papua (OAP), berlangsung, Selasa (4/11/2025), bertempat di Kompleks Sentra Produksi IKM Kampung Manswam, distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Papua.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengajarkan teknik pengolahan ikan menjadi produk bernilai tambah, seperti Abon, Empek Empek Palembang hingga kerupuk Ikan, dengan fokus pada penanganan bahan baku yang baik, standar keamanan pangan, diversifikasi produk, dan pengembangan kewirausahaan untuk meningkatkan gizi dan pendapatan masyarakat.

Wakil Bupati Biak Numfor, Jimmy Carter Rumbarar Kapissa, saat membuka kegiatan pelatihan tersebut menyampaikan, pelatihan ini menjadi langkah nyata untuk mengoptimalkan potensi kelautan Biak Numfor yang selama ini dikenal kaya hasil ikan. Peserta diajak untuk tidak hanya menjual ikan mentah, tetapi juga mengolahnya menjadi produk olahan ikan , maupun makanan siap saji lainnya.
“Biak ini kaya ikan, tapi jangan hanya dijual mentah. Kita harus belajar mengolah jadi abon, jadi produk bernilai tambah. Supaya ikan yang kita tangkap tidak hanya habis di pasar, tapi bisa jadi sumber ekonomi keluarga,” ujar Wabup Jimmy
“Kita orang Biak ini punya laut, punya ikan. Jangan tunggu orang lain datang ambil. Mulai dari hari ini, kita kelola sendiri hasil laut kita,” ucapnya
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Biak Numfor, Yubelius Usior, mengatakan, pelatihan ini menjadi langkah awal untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengolahan hasil perikanan lokal.

“Kita fokus pada pengolahan pangan berbahan baku ikan, seperti abon, MPKPK, (makanan pendamping keluarga pengolah ikan), dan kerupuk ikan. Ke depan, kami dorong peserta agar dapat mengembangkan varian lain sesuai potensi bahan baku di daerah masing-masing,” ujarnya
Ia menambahkan, kegiatan serupa tidak hanya difokuskan di wilayah kota, tetapi juga akan menjangkau distrik-distrik lain di Biak Numfor.
“Pelatihan ini bukan hanya untuk peserta di wilayah terdekat, tetapi juga dari luar distrik. Ke depan kami berencana memperluas pelatihan sampai ke daerah-daerah pesisir agar hasil laut tidak hanya dikonsumsi, tetapi bisa diolah dan memiliki nilai ekonomi,” jelasnya.
Pelatihan yang berlangsung hingga 7 November 2025 , dan didanai langsung melalui program Otonomi Khusus (Otsus) Tahun Anggaran 2025.