Pemberdayaan Pengusaha IKM OAP Dari Disperindag Mendapat Apresiasi
- 15 Sep 2025 16:36 WIB
- Biak
KBRN, Biak : Kepala Distrik Biak Kota, Marthen Kafiar S, IP menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Biak Numfor melalui Disperindag yang telah memberikan perhatian serius terhadap masyarakat pengusaha Industri Kecil Menengah (IKM) khusus Orang Asli Papua di wilayah yang dipimpinnya melalui pelatihan pengolahan Kopra Putih.
Dikatakan, pelatihan ini sangat penting, karena memberikan nilai tambah bagi pengusaha IKM Orang Asli Papua melalui pemanfaatan buah kelapa yang selama ini belum di kelolah secara maksimal untuk mendatangkan kesejahteraan.
“Pemberdayaan masyarakat ini merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Daerah Biak Numfor melalui Dinas Perindustrian dan perdagangan yang dilaksanakan hampir setiap tahun, untuk mendorong pengusaha IKM agar menjadi tuan dinegerinya sendiri, dengan memanfaatkan potensi yang tuhan sediakan, untuk meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga,” ujar Kepala Distrik Biak Kota, Marthen Kafiar S, IP
Respon Positif disampaikan Kepala Distrik Biak Kota, Marthen Kafiar S, IP, usai menghadiri pembukaan pelatihan Pengolahan Kopra Putih bagi Industri Kecil Menengah (IKM) khusus orang asli Papua bertempat di Kompleks Sentra Produksi Sabut Kelapa, Kampung Manswam Distrik Biak Kota pada Senin,(15/9/2025).
Ia berkomitmen kedepan membangun kolaborasi dengan Dinas Perindustrian dan perdagangan untuk melaksanakan program pemberdayaan masyarakat semacam ini tidak hanya sebatas pelatihan, namun berkelanutan sehingga memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat khusus di wilayah Distrik Biak Kota.
“Pertama saya sampaikan apresiasi kepada Kepala Dinas Perindag dan panitia yang suda memprogramkan kegiatan ini, pelatihan ini sangat penting sekali untuk bagai mana mendorong pengusaha IKM meningkatkan ekonomi dengan mengolah buah kelapa menjadi kopra putih,” ujarnya
Ia berpesan kepada pengusaha IKM Orang Asli Papua, agar dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik – baiknya untuk mendapat tambah ilmu, karena tidak semua pengusaha IKM mendapat kesempatan untuk mengikuti pelatihan.
Selain itu, tekun mengikuti pelatihan mulai dari hari pertama hingga selesai, sehingga dapat memahami cara pengolahan buah kelapa menjadi kopra putih yang berkualitas dan laku dipasaran, termasuk bagian lain dari kelapa.