Pengguna QRIS 2025 Tembus 59 Juta Orang

  • 06 Feb 2026 13:48 WIB
  •  Biak

RRI.CO.ID, Biak - Pengguna QRIS di Indonesia terus meningkat pesat, mencapai lebih dari 58 juta pengguna pada akhir 2025, melampaui jumlah pemegang kartu kredit, dengan mayoritas lebih dari 90% adalah pedagang UMKM. Hal ini menunjukkan adopsi digital yang luas hingga pelosok dan mendukung inklusi keuangan. Transaksi QRIS melonjak hingga miliaran kali, mencakup transaksi domestik dan lintas negara (Malaysia, Thailand, Jepang, dll.) untuk kemudahan wisatawan dan menjaga stabilitas rupiah.

Melansir laman Goodstats, Laporan Perekonomian Indonesia 2025 oleh Bank Indonesia mencatat, QRIS menjadi sistem pembayaran dengan pertumbuhan volume transaksi tertinggi, disusul pembayaran digital, Bank Indonesia-Real Time Gross Settlement (BI-RTGS), BI-FAST, dan uang kartal/tunai yang diedarkan (UYD). Data ini diambil dari pertumbuhan volume transaksi pada Triwulan IV 2025.

Menurut data tersebut, QRIS menjadi sistem pembayaran dengan kinerja tertinggi dengan tingkat pertumbuhan volume transaksi sebesar 139,9% year-on-year (yoy) dengan jumlah pengguna mencapai 59,53 juta dan merchant sebanyak 42,75 juta.

Selain itu, inovasi lainnya seperti QRIS TAP berbasis teknologi Near Field Communication (NFC) untuk transportasi umum turut menjadi faktor yang meningkatkan performa dan pengguna QRIS sepanjang 2025. Pembayaran digital menjadi sistem pembayaran dengan kinerja kedua terbaik pada 2025, dengan pertumbuhan volume transaksi sebesar 39,2% (yoy) mencapai Rp14,26 miliar transaksi.

Transaksi BI-RTGS atau sistem transfer dana elektronik antar bank dengan jumlah transaksi besar menempati posisi ketiga, yakni mencapai 31,0% (yoy) dan meraih sekitar Rp65.069 triliun transaksi. Sistem pembayaran BI-FAST berada di posisi ketiga dengan performa pertumbuhan sebesar 30,4% (yoy). Meraih hingga Rp1.358,65 juta transaksi, BI-FAST adalah sistem pembayaran ritel nasional untuk transfer dana antar bank secara real-time.

Rekomendasi Berita