Asal-usul Bir Pletok, Minuman Khas Betawi Kaya Rempah tanpa Alkohol

  • 12 Sep 2026 22:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Bir pletok adalah minuman tradisional khas Betawi yang dibuat menggunakan beragam rempah Nusantara dengan cita rasa hangat dan warna merah alami.
  • Meskipun disebut bir, minuman ini sama sekali tidak mengandung alkohol, menjadikannya minuman yang aman untuk semua kalangan.
  • Keunikan bir pletok sebagai minuman tradisional tanpa alkohol dengan rempah lokal menjadikannya salah satu warisan budaya kuliner Jakarta yang paling menarik.

RRI.CO.ID, Jakarta - Bir pletok merupakan minuman khas Betawi yang dibuat menggunakan beragam rempah Nusantara. Minuman ini memiliki cita rasa hangat dan warna merah alami yang menjadi salah satu ciri khasnya.

Meski disebut bir, bir pletok sama sekali tidak mengandung alkohol. Keunikan itu menjadikannya salah satu minuman tradisional paling menarik di Jakarta.

Melansir dari Dapur Umami, masyarakat Betawi menciptakan bir pletok setelah melihat kebiasaan orang Belanda minum bir. Mereka membuat versi tanpa alkohol karena alasan agama dan budaya.

Bir pletok juga punya cerita unik terkait cara penyajiannya. Namanya berasal dari bunyi “pletok” saat minuman dikocok bersama es dalam botol kaca.

Bir pletok memiliki warna merah keunguan alami yang membuat tampilannya berbeda dari minuman rempah lainnya. Warna tersebut berasal dari kayu secang, bukan pewarna buatan.

Bahan utamanya terdiri dari rempah-rempah yang menghasilkan perpaduan rasa hangat, pedas, manis, dan harum. Di antaranya jahe, kayu secang, kayu manis, cengkeh, serai, pandan, dan gula merah.

Jahe memberikan sensasi pedas sekaligus hangat pada minuman. Kayu manis dan cengkeh memperkuat aroma rempah, sementara serai dan pandan memberi kesegaran.

Selain rasa khas, bir pletok dikenal memiliki sejumlah manfaat dari kandungan rempahnya. Kayu secang mengandung antioksidan, sedangkan jahe dan rempah lain membantu meningkatkan daya tahan tubuh.

Cara membuatnya cukup sederhana, yakni merebus berbagai rempah hingga air berubah merah keunguan. Bahan kemudian disaring dan bisa disajikan hangat atau ditambah es batu.

Bir pletok dapat disajikan hangat maupun dingin sesuai selera penikmatnya. Minuman ini cocok dinikmati malam hari, setelah kehujanan, atau saat tubuh butuh kehangatan. (Shafa)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....