Viral Minuman Osmanthus di Drama 'The Early Spring', Ini Khasiat dan Olahannya!
- 11 Sep 2026 06:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Osmanthus adalah bunga harum khas Tiongkok yang sering diolah menjadi makanan dan minuman.
- Drama China berjudul 'The Early Spring' yang sedang naik daun menampilkan osmanthus, khususnya dalam bentuk susu osmanthus yang dibuat oleh salah satu pemeran.
- Popularitas osmanthus meningkat kembali berkat pameran dalam media hiburan, menunjukkan pengaruh drama dalam tren kuliner global.
RRI.CO.ID, Jakarta - Tiongkok tak hanya mengangkat cerita dan karakter ke media hiburan, tetapi juga memperkenalkan berbagai kuliner khas. Salah satu yang ikut mencuri perhatian adalah osmanthus, bunga harum yang sering diolah menjadi makanan dan minuman.
Popularitas osmanthus kembali mencuri perhatian setelah bunga tersebut muncul dalam drama China “The Early Spring” yang sedang naik daun. Di dalam drama itu, salah satu pemain terlihat kerap membuat susu osmanthus.
Melansir Gardens by the Bay, osmanthus fragrans merupakan bunga asli Indochina dan Jepang selatan. Tanaman ini dikenal melalui bunganya yang beraroma kuat, dengan wangi menyerupai buah persik atau aprikot saat mekar.
Bunga ini termasuk keluarga Oleaceae dan memiliki mahkota bunga berukuran kecil. Warna bunganya dapat berupa kuning, putih, putih kekuningan, hingga jingga, tergantung jenis serta kondisi lingkungan tempat tumbuh.
Osmanthus merupakan tanaman semak yang dapat tumbuh hingga sekitar sepuluh meter. Daunnya berwarna hijau tua, berbentuk lonjong, dan memiliki permukaan yang mengkilap sepanjang tahun.
Nama osmanthus sendiri berasal dari bahasa Yunani, yakni osma berarti harum dan anthos berarti bunga. Tanaman ini juga memiliki kaitan budaya dengan Tiongkok karena masa berbunga bertepatan dengan Festival Pertengahan Musim Gugur.
Di balik aromanya, osmanthus juga digunakan sebagai bahan teh dengan cara dikeringkan atau dipadukan bersama daun teh. Melansir dari Alodokter, teh osmanthus merupakan teh yang bebas kafein jika hanya menggunakan bunga.
Bunga osmanthus mengandung senyawa fenolik, flavonoid, dan antosianin yang berperan sebagai antioksidan. Teh ini memiliki aroma lembut serta rasa yang tidak pahit, sehingga dapat dinikmati pada berbagai waktu.
Kandungan pada teh ini berpotensi membantu melawan radikal bebas, mengurangi peradangan ringan, serta mendukung perlindungan sel tubuh. Teh osmanthus juga dapat merelaksasi tubuh karena aroma bunganya dapat membantu tubuh dan pikiran terasa lebih tenang.
Melansir Ai-KA Coffee, osmanthus juga dapat diolah menjadi kue, puding, mochi, es krim, hingga kopi. Beragam olahan tersebut memanfaatkan aroma bunga yang khas untuk memberikan karakter rasa berbeda pada makanan maupun minuman.
Osmanthus juga dimanfaatkan dalam parfumeri karena memiliki aroma buah dan floral. Aromanya menghadirkan kesan aprikot matang, persik, kulit, serta jerami kering. (Shafa)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....