Literasi Tak Hanya Soal Membaca, Ini Jenis-Jenisnya

  • 08 Sep 2026 16:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Literasi modern melampaui pengertian tradisional yang hanya terbatas pada kemampuan membaca dan menulis.
  • UNESCO menekankan bahwa literasi kontemporer mencakup kemampuan memahami informasi dan menerapkannya dalam aktivitas sehari-hari.
  • Perubahan zaman menuntut masyarakat untuk mengembangkan literasi yang lebih komprehensif dan relevan dengan kehidupan modern.

RRI.CO.ID, Jakarta — Literasi sering dikaitkan dengan kemampuan membaca buku dan menulis. Padahal, makna literasi sekarang jauh lebih luas dan berkaitan dengan berbagai kemampuan dalam kehidupan sehari-hari.

UNESCO menjelaskan bahwa kemampuan membaca dan menulis saja tidak lagi cukup untuk menghadapi perubahan zaman. Literasi juga berkaitan dengan kemampuan memahami informasi dan menggunakannya dalam kehidupan.

Salah satu bentuknya adalah literasi dasar yang berkaitan dengan kemampuan membaca, menulis, dan memahami informasi. Kemampuan ini menjadi dasar untuk mempelajari berbagai hal dalam kehidupan sehari-hari.

Ada pula literasi numerasi yang berkaitan dengan kemampuan memahami dan menggunakan angka. Contohnya adalah menghitung uang, membaca harga, memahami diskon, atau melihat data dalam bentuk angka.

Di era internet, literasi digital juga semakin penting. Kemampuan ini membantu seseorang menggunakan teknologi dan memahami informasi yang ditemukan melalui perangkat digital.

Literasi digital juga berkaitan dengan kemampuan menggunakan informasi secara tepat dan bertanggung jawab. Artinya, seseorang tidak hanya bisa menggunakan internet, tetapi juga perlu memahami informasi yang ditemuinya.

Selanjutnya, ada literasi media dan informasi yang membantu seseorang menilai informasi sebelum mempercayai atau membagikannya. Kemampuan ini penting ketika masyarakat setiap hari menerima berita dan berbagai konten dari media sosial.

Misalnya, seseorang bisa membaca sebuah berita dengan lancar, tetapi belum tentu memahami apakah sumbernya dapat dipercaya. Karena itu, membaca informasi juga perlu disertai kebiasaan memeriksa sumber dan memahami isi secara menyeluruh.

Literasi juga dapat berkaitan dengan keuangan atau disebut literasi finansial. Government of Canada menjelaskan bahwa literasi finansial mencakup pengetahuan dan kemampuan untuk mengambil keputusan keuangan yang tepat.

Dalam kehidupan sehari-hari, literasi finansial dapat digunakan saat mengatur uang, anggaran, memahami risiko, atau menentukan pilihan sebelum membeli sesuatu. Kemampuan tersebut membantu seseorang membuat keputusan keuangan dengan lebih bijak.

Ada juga literasi kesehatan yang berkaitan dengan kemampuan mencari, memahami, menilai, dan menggunakan informasi kesehatan. WHO menyebut kemampuan tersebut penting agar seseorang dapat mengambil keputusan yang mendukung kesehatan dan kesejahteraan.

Contohnya dapat ditemukan ketika seseorang membaca informasi tentang obat, makanan, penyakit, atau layanan kesehatan. Informasi tersebut perlu dipahami dengan baik agar tidak mudah percaya pada klaim kesehatan yang belum jelas.

Berbagai bentuk literasi tersebut menunjukkan bahwa literasi sebenarnya dekat dengan kehidupan sehari-hari. Literasi membantu seseorang memahami informasi, mengambil keputusan, dan menghadapi berbagai persoalan dengan lebih baik.

Karena itu, literasi tidak harus selalu dilakukan dengan membaca buku. Membaca berita dengan kritis, mengatur uang, memahami informasi kesehatan, hingga menggunakan internet secara bijak juga menjadi bagian literasi. (Rahmania Ulfah)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....