Tak Hanya Daging Buah, Biji Cempedak ternyata Bisa Dimakan
- 31 Agt 2026 15:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Cempedak (Artocarpus integer) memiliki rasa manis dengan aroma yang cukup kuat dan termasuk satu keluarga dengan nangka.
- Selain daging buahnya yang nikmat, cempedak memiliki bagian lain yang juga dapat dimakan dan memberikan manfaat.
- Cempedak tersebar luas di wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia, Malaysia, Thailand, dan kawasan Asia lainnya.
RRI.CO.ID, Jakarta – Cempedak dikenal sebagai buah yang memiliki rasa manis dan aroma cukup kuat. Buah yang masih satu keluarga dengan nangka ini ternyata memiliki bagian lain yang juga dapat dimakan.
Cempedak memiliki nama ilmiah Artocarpus integer dan banyak ditemukan di wilayah Asia Tenggara. Tanaman ini tumbuh di berbagai wilayah Indonesia, Malaysia, Thailand, hingga beberapa kawasan Asia lainnya.
Daging buah cempedak biasanya dimakan langsung ketika sudah matang. Teksturnya cenderung lebih lembut dibandingkan nangka, dengan aroma yang cukup kuat dan khas.
Cempedak juga sering diolah menjadi makanan. Salah satu olahan yang cukup dikenal adalah cempedak goreng, yaitu daging buah yang dibalut adonan lalu digoreng.
Namun, bagian yang menarik justru terdapat di dalam daging buah. Setiap bagian buah yang dimakan biasanya memiliki biji yang ternyata juga bisa diolah menjadi makanan.
Biji cempedak dapat direbus, dipanggang, atau digoreng sebelum dimakan. Setelah kulit bijinya dilepas, bagian dalamnya memiliki tekstur yang lebih padat dan rasa yang khas.
Biji tersebut juga mengandung pati dan karbohidrat. Penelitian dari Jurnal Pertanian Terpadu menunjukkan bahwa biji cempedak memiliki potensi untuk diolah menjadi tepung.
Selain buah matang, cempedak muda juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan makanan. Buah yang belum matang dapat dimasak dan digunakan dalam berbagai hidangan seperti sayuran atau masakan berkuah.
Cempedak sendiri sering dianggap mirip dengan nangka karena keduanya berasal dari genus yang sama. Namun, keduanya merupakan spesies yang berbeda.
Dibandingkan nangka, cempedak umumnya berukuran lebih kecil dan memiliki daging buah yang lebih lembut. Aromanya juga dikenal lebih kuat ketika buah sudah matang.
Cara mengolah cempedak juga berbeda-beda di setiap daerah. Ada yang menikmatinya langsung, menggoreng daging buah, atau mengolah bagian lainnya menjadi makanan.
Pemanfaatan biji membuat cempedak menjadi salah satu buah yang cukup menarik. Bagian yang biasanya dibuang ternyata masih dapat digunakan setelah melalui proses pengolahan.
Cempedak akhirnya tidak hanya menarik karena rasa dan aromanya. Buah ini juga menunjukkan bagaimana satu bahan pangan dapat dimanfaatkan dari daging buah hingga bijinya. (Rahmania Ulfah)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....