Sering Lihat di Pinggir Jalan, Ini Fakta tentang Buah Bintaro

  • 23 Agt 2026 15:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Bintaro sering ditemukan sebagai tanaman penghijauan di pinggir jalan, permukiman, dan ruang terbuka.
  • Buah bintaro bukan untuk dikonsumsi karena mengandung senyawa alami yang berbahaya bagi manusia.
  • Biji dan cangkang bintaro memiliki potensi pemanfaatan, termasuk sebagai bahan biodiesel dan arang untuk membantu membersihkan air.

RRI. CO.ID, Jakarta – Pohon bintaro cukup sering ditemukan di pinggir jalan, permukiman, hingga kawasan penghijauan. Buahnya berbentuk lonjong dan cukup mudah dikenali ketika sudah tumbuh besar.

Bintaro memiliki nama ilmiah Cerbera manghas dan dapat tumbuh di wilayah tropis. Di Indonesia, pohon ini juga sering ditemukan di berbagai ruang terbuka dan lingkungan permukiman.

Warna buah bintaro dapat berubah seiring pertumbuhannya. Bentuknya yang terlihat seperti buah pada umumnya juga bisa membuat orang mengira buah tersebut dapat dimakan.

Namun, buah bintaro bukan buah yang aman untuk dikonsumsi. Tanaman ini memiliki kandungan alami yang membuat bagian tertentu dari bintaro perlu dijauhkan dari makanan.

Meski tidak untuk dimakan, bintaro ternyata memiliki berbagai kegunaan. Melansir Dinas Kehutanan Jawa Barat, bijinya dapat diolah menjadi minyak untuk berbagai keperluan.

Minyak dari biji bintaro juga pernah diteliti sebagai bahan untuk membuat biodiesel. Pengolahannya dilakukan melalui beberapa tahap sebelum dapat digunakan sebagai bahan bakar.

Tidak hanya bijinya, bagian lain dari buah bintaro juga bisa dimanfaatkan. Cangkang buahnya dapat diolah menjadi arang yang memiliki kemampuan untuk menyerap zat tertentu.

Penelitian menunjukkan arang dari cangkang bintaro dapat digunakan dalam proses membersihkan air. Dengan begitu, bagian buah yang biasanya dibuang ternyata masih bisa dimanfaatkan.

Pohon bintaro juga cukup mudah tumbuh di berbagai lingkungan. Karena itu, tanaman ini dapat ditemukan sebagai bagian dari penghijauan di sejumlah tempat.

Keberadaan bintaro pun tidak hanya memberikan warna hijau pada lingkungan. Tanaman ini juga memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai bahan penelitian dan berbagai produk.

Meski buahnya terlihat menarik, sebaiknya masyarakat tidak mencoba memakannya. Hal ini terutama perlu diperhatikan ketika buah bintaro ditemukan di tempat yang mudah dijangkau anak-anak.

Bintaro menjadi salah satu contoh tanaman yang sering kita lihat tanpa banyak diketahui kegunaannya. Di balik buahnya yang sederhana, ternyata ada berbagai hal menarik yang telah dipelajari.

Jadi, saat menemukan buah bintaro di pinggir jalan atau sekitar rumah, jangan menganggapnya sebagai buah biasa. Tanaman ini memiliki kegunaan lain meski buahnya tidak untuk dikonsumsi. (Rahmania Ulfah)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....