Benarkah Hanya Nyamuk Betina yang Menggigit Manusia?
- 22 Agt 2026 00:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Hanya nyamuk betina yang menghisap darah manusia dan hewan, sementara nyamuk jantan hanya minum nektar bunga untuk energi sehari-hari.
- Darah mengandung nutrisi penting yang dibutuhkan nyamuk betina untuk perkembangan telur dan tidak dapat digantikan oleh sumber makanan lain.
- Nektar bunga berfungsi sebagai sumber energi umum bagi nyamuk, tetapi tidak cukup untuk mendukung proses reproduksi pada nyamuk betina.
RRI.CO.ID, Jakarta - Tak banyak yang tahu, nyamuk hanya menghisap nektar bunga sebagai penghasil energi sehari-hari. Namun, nyamuk yang selama ini menggigit manusia hanya berasal dari nyamuk betina.
Melansir dari Forest Preserve District of DuPage County, darah manusia dan hewan mengandung nutrisi penting bagi perkembangan telur nyamuk. Darah tersebut ibarat suplemen prenatal alami yang tidak bisa digantikan oleh sumber makanan lain seperti nektar bunga.
Untuk menemukan mangsanya, nyamuk betina menggunakan organ khusus bernama 'maxillary palp' guna mendeteksi karbon dioksida dalam napas manusia. Kemampuan ini membuat nyamuk betina bisa mengendus keberadaan manusia dari jarak yang cukup jauh bahkan sebelum korban menyadarinya.
Selain karbon dioksida, nyamuk betina juga mampu mengenali suhu tubuh serta aroma yang keluar dari permukaan kulit manusia. Kemampuan deteksi yang sangat sensitif ini menjadikan nyamuk betina predator yang efektif, bahkan mampu berburu dalam kondisi gelap.
Setelah menghisap darah, perut nyamuk betina dapat membesar hingga menampung cairan darah tiga kali lipat dari berat tubuhnya. Proses menghisap darah inilah yang membuat nyamuk betina berisiko menularkan penyakit mematikan seperti demam berdarah dan malaria.
Nyamuk betina juga cenderung lebih aktif mencari mangsa saat fajar dan senja ketika suhu udara mulai sejuk. Orang-orang yang aktif bergerak dan menghasilkan banyak karbon dioksida serta asam laktat pun diketahui lebih rentan digigit.
Melansir dari Halodoc, hanya nyamuk betina yang memerlukan protein dan nutrisi dari darah untuk mendukung perkembangan telurnya. Nyamuk jantan tidak memiliki mulut yang dirancang untuk menusuk kulit sehingga hanya bisa menghisap nektar bunga.
Meski keberadaannya kerap dianggap mengganggu dan berbahaya, nyamuk betina sebenarnya tetap memiliki peran dalam rantai makanan. Nyamuk berperan sebagai sumber gizi bagi burung, kelelawar, dan predator kecil lainnya.
Penggunaan losion atau semprotan anti-nyamuk menjadi cara paling efektif untuk mencegah gigitan nyamuk betina sehari-hari. Mengenakan pakaian lengan panjang dan menjaga daya tahan tubuh juga sangat dianjurkan demi mengurangi risiko paparan penyakit. (Shafa)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....