Pengamat: Program Cetak Sawah Wanam Perkuat Ketahanan Pangan
- 21 Mei 2026 00:23 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Direktur Eksekutif Center of Indonesia Strategic Actions (CISA) Herry Mendrofa menilai program cetak sawah di Wanam, Merauke, Papua Selatan, merupakan langkah strategis
- Dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan nasional
- Ketahanan Pangan
RRI.CO.ID, Jakarta - Direktur Eksekutif Center of Indonesia Strategic Actions (CISA) Herry Mendrofa menilai program cetak sawah di Wanam, Merauke, Papua Selatan, merupakan langkah strategis. Dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan nasional.
“Hemat saya, langkah pemerintah dalam membangun ketahanan pangan. Termasuk program cetak sawah di Wanam, merupakan strategi jangka panjang yang perlu terus dilanjutkan,” kata Herry, Kamis, 21 Mei 2026.
Menurut dia, program cetak sawah seluas satu juta hektare yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) memiliki peran penting. Ini untuk mendukung kedaulatan pangan Indonesia di tengah tantangan global.
Ia menilai penguatan sektor pangan menjadi kebutuhan strategis agar Indonesia tidak bergantung pada impor pangan dari luar negeri. “Dalam kondisi global yang penuh tantangan, kemandirian pangan menjadi hal yang penting bagi masa depan bangsa,” ujarnya.
Sementara itu, pembangunan sejumlah fasilitas penunjang di kawasan PSN Wanam dilaporkan menunjukkan progres signifikan. Beberapa fasilitas seperti jetty multipurpose dan solar cell disebut telah mencapai progres pembangunan 100 persen.
Selain itu, pembangunan tangki HSD berkapasitas 5.000 metrik ton mencapai 97 persen, sedangkan warehouse multipurpose mencapai 88 persen. Program tersebut juga mulai dirasakan masyarakat setempat melalui pembangunan infrastruktur dan peningkatan akses di wilayah kampung dan dusun.
Wanam diproyeksikan menjadi pusat cadangan pangan nasional melalui pengembangan kawasan pertanian baru. Ini yang terintegrasi dengan jaringan irigasi, fasilitas logistik, dan penguatan konektivitas wilayah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....