11 Mei dalam Sejarah: Penangkapan Perwira SS Nazi, Adolf Eichmann

  • 11 Mei 2026 09:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Perwira SS Nazi, Adolf Eichmann ditangkap oleh intelijen Israel di Argentina pada 11 Mei 1960.
  • Peristiwa ini menjadi titik awal persidangan bersejarah di Yerusalem yang mengungkap kesaksian langsung para penyintas Holocaust ke ranah global.

RRI.CO.ID, Jakarta - Perwira SS Nazi, Adolf Eichmann ditangkap pada 11 Mei 1960. Mengutip The National WWII Museum, ia dibekuk aparat intelijen Israel di Argentina.

Penangkapannya kemudian membuka jalan bagi persidangan bersejarah yang dimulai pada 11 April 1961 di Yerusalem. Persidangan Eichmann pun menarik perhatian internasional.

Peristiwa tersebut menjadi salah satu momen pertama dunia mendengar langsung kesaksian para penyintas Holocaust di ruang sidang. Sidang tersebut disiarkan secara global dan dinilai mengubah cara dunia memahami peristiwa Holocaust.

Adolf Eichmann diketahui melarikan diri ke Argentina setelah Perang Dunia II berakhir. Ia hidup menggunakan identitas palsu selama hampir satu dekade.

Dalam persidangan, Eichmann didakwa atas berbagai kejahatan terhadap kemanusiaan. Ia juga didakwa atas kejahatan terhadap bangsa Yahudi.

Pengadilan Israel akhirnya menjatuhkan hukuman mati pada Desember 1961. Eichmann sendiri dieksekusi pada Juni 1962.

Adolf Eichmann lahir pada 19 Maret 1906 di Solingen, Jerman Barat. Masa kecilnya relatif tidak menonjol hingga pada 1913 keluarganya pindah ke Linz, Austria.

Performa akademiknya yang kurang baik membuat Eichmann tidak melanjutkan pendidikan secara serius. Ia sempat bekerja di usaha milik ayahnya sebelum pindah ke Wina untuk menjadi tenaga penjual keliling.

Dalam lingkungan sosial tempat ia tumbuh, sentimen anti-Yahudi cukup kuat dan turut membentuk pandangan politiknya. Meski beberapa atasannya diketahui berasal dari kalangan Yahudi, Eichmann disebut tersosialisasi dalam lingkungan yang kerap merendahkan komunitas tersebut.

Pada 1932, Eichmann bergabung dengan Partai Nazi serta organisasi paramiliternya, Schutzstaffel (SS). Saat itu merupakan setahun sebelum Adolf Hitler berkuasa di Berlin.

Setahun kemudian, ia kembali ke Jerman dan bergabung dengan Sicherheitsdienst (SD), badan intelijen internal Partai Nazi. Di lembaga ini, karier Eichmann berkembang pesat dalam waktu singkat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....