Hati-hati di Jalur Kereta, Simak Tips Aman Menyeberang

  • 30 Apr 2026 06:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • PT Kereta Api Indonesia (KAI) menegaskan bahwa pengguna jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api sesuai aturan yang berlaku
  • Pengendara sepeda motor, disarankan untuk tidak melaju terlalu pelan di atas rel guna menghindari tergelincir, terutama saat kondisi basah
  • Tetap fokus dan hindari penggunaan ponsel saat melintas

RRI.CO.ID, Jakarta - Keselamatan di perlintasan kereta api kembali menjadi perhatian publik, menyusul insiden kecelakaan di Bekasi, Jawa Barat. Perihal ini, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan dan disiplin saat melintasi rel guna mencegah risiko fatal.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) menegaskan bahwa pengguna jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api sesuai aturan yang berlaku. Hal ini juga sejalan dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian yang mengatur prioritas perjalanan kereta di perlintasan sebidang.

Vice President Public Relations KAI Anne Purba menyampaikan bahwa kecelakaan di perlintasan umumnya disebabkan kelalaian pengguna jalan. Banyak pengendara tetap nekat menerobos palang pintu atau tidak berhenti saat sinyal peringatan berbunyi.

Sementara itu, dalam berbagai kesempatan Kementerian Perhubungan mengingatkan pentingnya mematuhi rambu dan memastikan kondisi aman sebelum melintas. Pengendara diwajibkan berhenti, melihat ke kanan dan kiri, serta mendengarkan suara kereta sebelum melewati rel.

Panduan Aman Melintas Rel Kereta Api:

  1. Kurangi kecepatan saat mendekati rel, terutama di lokasi yang tidak dijaga.
  2. Berhenti sejenak dan pastikan tidak ada kereta yang melintas dari kedua arah.
  3. Jangan menerobos palang pintu yang sudah mulai tertutup atau saat alarm berbunyi.
  4. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima agar tidak mogok di tengah rel.
  5. Bagi pengendara sepeda motor, hindari melaju terlalu pelan di atas rel agar tidak tergelincir, terutama saat kondisi basah.
  6. Tetap fokus dan hindari penggunaan ponsel saat melintas.

Sisi lain, sejumlah pemerhati transportasi menilai edukasi dan kesadaran masyarakat menjadi kunci utama dalam menekan angka kecelakaan di perlintasan. Peningkatan infrastruktur seperti palang otomatis dan penjagaan juga diharapkan perlu terus diperluas.

Dengan disiplin dan kewaspadaan, risiko kecelakaan di perlintasan kereta api diyakini dapat ditekan secara signifikan. Perihal ini, keselamatan menjadi tanggung jawab bersama antara operator, pemerintah, dan masyarakat sebagai pengguna jalan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....