Perkuat Posisi sebagai Pengembang Terpadu, Astra Property Fokuskan Tiga Pilar

  • 29 Apr 2026 15:01 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Pengembang properti nasional, Astra Property, memperkuat posisinya sebagai pengembang properti terpadu di Indonesia melalui strategi pertumbuhan berbasis tiga pilar bisnis utama. Yaitu, sektor residensial, komersial, serta infrastruktur industri dan logistik.

Ketiga pilar strategis tersebut dijalankan secara parallel sebagai bagian dari upaya menciptakan keseimbangan portofolio. Sekaligus, menangkap peluang di pasar properti yang semakin dinamis.

Presiden Direktur Astra Property, Wibowo Muljono mengatakan, penguatan di ketiga lini bisnis tersebut menjadi fondasi utama perusahaan. Khususnya, dalam menciptakan pertumbuhan yang lebih stabil dan berkualitas.

"Strategi diversifikasi melalui penguatan residensial, komersial, serta infrastruktur industri dan logistik mulai menunjukkan kontribusi nyata terhadap kualitas portofolio perusahaan. Keunggulan kami terletak pada sinergi ekosistem Astra serta disiplin dalam menghadirkan proyek berkualitas tinggi," kata Wibowo pada acara Temu Media Astra Property, di Jakarta, Rabu, 29 April 2026.

Di sektor residensial, Astra Property telah mengembangkan tiga proyek rumah tapak dan dua apartemen, dengan lebih dari 1.400 unit yang telah diserahterimakan kepada konsumen. Perusahaan juga terus memperkuat ekosistem kawasan hunian.

Memasuki 2026, DBL Academy di Asya serta Tangkas Sport Center di Gatot Subroto dijadwalkan mulai beroperasi. Selain itu, proyek hunian modern Altéa BLVD di Cibubur akan memulai serah terima perdana Klaster Rivara, sementara pengembangan tahap lanjutan NavaPark 2 terus berjalan.

Di sektor komersial, gedung perkantoran Arumaya Financial Center di kawasan The Arumaya, Jakarta Selatan, ditargetkan mulai beroperasi pada kuartal II 2026. Sementara, di sektor industri dan logistik, Astra Property memperkuat portofolionya melalui akuisisi Cikarang Logistics Park 1 dan Cikarang Logistics Park 2, serta 13 aset pergudangan modern milik MMP yang tersebar di Jabodetabek dan Jawa Timur.

Tahun ini, perusahaan juga melanjutkan pengembangan Cibinong Logistics Hub dan kawasan Blok H Cibitung. Pengembangan ini dimaksudkan untuk memperkuat kapasitas distribusi dan logistik nasional.

Fokus Keberlanjutan

Selain ekspansi bisnis, Astra Property menyampaikan bahwa seluruh pertumbuhan perusahaan selaras dengan target 'Astra 2030 Sustainability Aspirations' melalui strategi Triple-P, yakni Portfolio, People, dan Public Contribution. Sepanjang 2025, perusahaan mencatat bauran energi terbarukan sebesar 26,79 persen dari total kebutuhan energi operasional.

Komitmen ini juga tercermin pada Arumaya Financial Center yang berhasil meraih design recognition peringkat Gold Greenship New Building dari Green Building Council Indonesia (GBCI).

Sementara, sjumlah proyek perusahaan telah menerapkan sistem daur ulang air, pengelolaan limbah padat menuju zero waste to landfill. Serta, teknologi rainwater harvesting di beberapa properti seperti Menara Astra dan Arumaya Residences.

Program Sosial dan Keselamatan Kerja

Pada aspek sumber daya manusia, perusahaan mencatat zero fatality sepanjang 2025, baik di tahap konstruksi maupun operasional. Sementara dalam kontribusi sosial, Astra Property telah menjangkau 2.079 penerima manfaat melalui berbagai program seperti Astra Sehat, Astra Cerdas, Astra Kreatif, dan Astra Hijau.

Program sukarelawan karyawan juga dilakukan melalui penanaman 500 bibit mangrove di Pulau Pramuka, serta pelatihan kewirausahaan bagi siswa SMK, mahasiswa, dan pelaku UMKM. Ke depan, perusahaan akan terus mengejar pertumbuhan terukur dengan menjaga kualitas produk dan memperkuat sinergi ekosistem.

"Pertumbuhan tidak hanya dipandang dari skala, tetapi juga dari peningkatan kualitas dan dampak yang berarti bagi seluruh pemangku kepentingan," kata Wibowo menandaskan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....